kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Pembiayaan Mobil Bekas Multifinance Capai Rp 87,46 Triliun per November 2025


Sabtu, 10 Januari 2026 / 06:00 WIB
Pembiayaan Mobil Bekas Multifinance Capai Rp 87,46 Triliun per November 2025
ILUSTRASI. Penyaluran pembiayaan mobil bekas di industri multifinance mencatatkan kinerja positif per November 2025. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyaluran pembiayaan mobil bekas di industri multifinance mencatatkan kinerja positif per November 2025.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan pembiayaan mobil bekas di industri multifinance sebesar Rp 87,46 triliun per November 2025.

"Nilainya tumbuh 0,42%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya," ungkapnya dalam konferensi pers RDK OJK, Jumat (9/1/2025).

Berbeda kondisi, kinerja pembiayaan mobil baru multifinance malah menunjukkan kontraksi. Agusman menjelaskan pembiayaan mobil baru multifinance sebesar Rp 142,59 triliun. Nilainya terkontraksi 4,65%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: OJK: Piutang Pembiayaan Bermasalah Multifinance di Wilayah Bencana Sumatra Meningkat

Untuk 2026, Agusman memproyeksikan kinerja pembiayaan mobil bekas diperkirakan relatif lebih resilien atau tetap kuat. Meskipun demikian, dia bilang pembiayaan mobil baru tetap memiliki prospek untuk kembali bertumbuh pada 2026. 

Seiring penyesuaian strategi pembiayaan, Agusman mengatakan peluang pertumbuhan pembiayaan mobil industri multifinance terbuka pada 2026. Didukung adanya paket regulasi, dan dukungan pengembangan segmen kendaraan, serta inovasi produk di industri multifinance.

Mengenai kinerja industri secara total, OJK mencatat pembiayaan perusahaan multifinance mencapai Rp 506,82 triliun per November 2025. Nilai per November 2025 tumbuh 1,09% secara tahunan atau Year on Year (YoY). Adapun kinerjanya didukung pembiayaan modal kerja yang tumbuh sebesar 8,99 YoY.

Sementara itu, tingkat Non Performing Financing (NPF) gross perusahaan pembiayaan per November 2025 sebesar 2,44%. Angkanya terbilang membaik, jika dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya yang sebesar 2,47%. 

Baca Juga: OJK Terbitkan POJK Nomor 35 Tahun 2025, Perkenankan Uang Muka Kendaraan hingga 0%

Selanjutnya: Prakiraan Cuaca Surabaya dan Wilayah Jawa Timur Hari Ini Sabtu (10/1/2026)

Menarik Dibaca: Katalog Promo JSM Superindo Diskon hingga 60% Periode 9-11 Januari 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×