kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Pendapatan Bunga Bersih Bank BJB Tumbuh 14% hingga April


Selasa, 28 Juni 2022 / 19:42 WIB
ILUSTRASI. Bank BJB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) perbankan terus mengalami peningkatan sejalan dengan ekspansi kredit yang semakin berjalan baik. Bahkan, pertumbuhan pendapatan bunga bersih itu jauh melampaui ekspansi kredit.

Salah satunya ditorehkan PT BPD Jawa Barat Tbk (Bank BJB). Bank daerah ini mencatat kenaikan pendapatan bunga bersih cukup tinggi sebesar 14% YoY menjadi Rp 2,69 triliun sejalan dengan penurunan beban bunga 17,4%. Pertumbuhan itu jauh melampaui kredit yang tumbuh 9,5%.

Yuddy Renaldi, Direktur Utama Bank BJB menjelaskan, pertumbuhan pendapatan bunga bersih bank yang dipimpinnya cukup bagus didorong permintaan kredit yang semakin meningkat dan  penghematan biaya dana.

Biaya dana atau Cost of fund (CoF) Bank BJB mencapai 2,94% jauh lebih rendah dibandingkan tahun lalu  sebesar 3,99%.

Baca Juga: Laju Pertumbuhan Kredit Perbankan Melambat pada Bulan Mei, Ini Penyebabnya

"Ditambah Bank BJB kini memiliki rating “Double A” dari Pefindo dari sebelumnya Double A minus. Itu mendorong risk premium yang diterapkan oleh para deposan besar kepada perseroan lebih rendah sehingga tidak menuntut bunga yang lebih tinggi atas dana simpanannya,” jelas Yuddy pada Kontan.co.id baru-baru ini.

Namun, adanya rencana kenaikan suku bunga pada semester II seiring dengan kenaikan bunga The Fed yang agresif bisa berdampak pada pendapatan bunga bersih perbankan. Oleh karena itu, kata Yuddy, pihaknya akan mengantisipasi lebih ketat ruang penurunan suku bunga yang ditawarkan perseroan.

Untuk mengantisipasi kenaikan suku bunga itu, Bank BJB akan lebih gencar mendorong pertumbuhan fee based income. Sampai dengan April 2022, pendapatan non bunga perseroan telah tumbuh di atas 35% secara yoy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×