kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Pendapatan CIMB Niaga Auto Finance Tumbuh 13,3% pada 2024, Capai Rp 1,88 Triliun


Senin, 10 Maret 2025 / 15:15 WIB
Pendapatan CIMB Niaga Auto Finance Tumbuh 13,3% pada 2024, Capai Rp 1,88 Triliun
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di Kantor CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) Bintaro, Tangerang Selatan. total pendapatan perusahaan meningkat sebesar 13,3% secara year on year (YoY) menjadi Rp 1,88 triliun pada tahun 2024. Pada tahun 2023, pendapatan tercatat senilai Rp 1,66 triliun. KONTAN/Baihaki/2/7/2024


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance Tbk (CNAF) mencatat peningkatan pendapatan di sepanjang tahun 2024. 

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan, total pendapatan perusahaan meningkat sebesar 13,3% secara year on year (YoY) menjadi Rp 1,88 triliun pada tahun 2024. Pada tahun 2023, pendapatan tercatat senilai Rp 1,66 triliun.

Baca Juga: CNAF: Jumlah Penarikan Kendaraan Masih Tergolong Rendah pada 2024

Selain pertumbuhan pendapatan, CNAF juga mencatatkan kenaikan laba sebelum pajak sebesar 12% secara YoY menjadi senilai Rp 583 miliar pada 2024.

"Laba sebelum pajak pada periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp 520 miliar," kata Ristiawan kepada Kontan, Jumat (7/3).

Dari sisi pembiayaan, CNAF berhasil mencatatkan total pembiayaan baru sebesar Rp 9,96 triliun pada tahun 2024, meningkat 11,4% jika dibandingkan Rp 8,94 triliun pada tahun 2023. 

Baca Juga: Penyaluran Pembiayaan Kendaraan Listrik CNAF Capai Rp 79,22 Miliar pada Januari 2025

Memasuki tahun 2025, Ristiawan menyatakan tetap berhati-hati dalam menetapkan target pertumbuhan pendapatan, mengingat kondisi ekonomi makro di Indonesia serta dinamika geopolitik global yang dapat memengaruhi industri pembiayaan. 

"Targetnya single digit dikisaran 5%-7% untuk sepanjang tahun ini," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×