kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.792.000   16.000   0,90%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Penyaluran Pembiayaan Kendaraan Listrik CNAF Capai Rp 79,22 Miliar pada Januari 2025


Senin, 24 Februari 2025 / 11:53 WIB
Penyaluran Pembiayaan Kendaraan Listrik CNAF Capai Rp 79,22 Miliar pada Januari 2025
ILUSTRASI. Pertumbuhan Multifinance: Pelayanan nasabah di Kantor CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) di Tangerang Selatan, Senin (13/1/2025). Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) memprediksi piutang pembiayaan industri multifinance hanya tumbuh 7%-8% pada 2025 hal ini dikarenakan karena pelemahan daya beli hingga opsen pajak kendaraan bermotor. KONTAN/Baihaki/13/1/2025


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) mencatat penyaluran pembiayaan kendaraan ramah lingkungan atau kendaraan listrik senilai Rp 79,22 miliar pada Januari 2025.

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan, nilai tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 46% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yakni senilai Rp 54,19 miliar. 

"Kontribusi pembiayaan kendaraan ramah lingkungan terhadap total keseluruhan pembiayaan baru CNAF pada bulan Januari sebesar 8%," kata Ristiawan kepada Kontan, Jumat (21/2).

Baca Juga: Potensi Pembiayaan Kendaraan Listrik Besar, Industri Pembiayaan Siapkan Strategi

Meski kontribusinya masih mini, perusahaan menilai potensi market untuk kendaraan ramah lingkungan sangatlah besar. Hal ini didukung oleh minat dan kesadaran masyarakat serta harga kendaraan ramah lingkungan yang terjangkau khususnya bagi kelas menengah.

Adapun di sepanjang tahun 2025 ini, CNAF menargetkan pembiayaan baru kendaraan listrik diharapkan bisa mencapai senilai Rp 665 miliar.

Baca Juga: CNAF Catatkan Penyaluran Pembiayaan Baru Capai Rp 934 Miliar per Januari 2025

Untuk mewujudkan target tersebut, CNAF menyusun berbagai langkah strategis. Di antaranya, menawarkan suku bunga yang lebih murah dari pembiayaan reguler serta memberikan penawaran suku bunga 0% dengan syarat khusus untuk menarik perhatian konsumen.

Sebagai informasi, berdasarkan data terakhir Otoritas Jasa Keuangan (OJK) penyaluran pembiayaan kendaraan listrik perusahaan multifinance per November 2024 mencapai Rp 16,69 triliun. Porsinya tercatat sebesar 1,81%, dari total piutang pembiayaan per November 2024.

Baca Juga: Pameran Otomotif Sokong Penyaluran Pembiayaan Kendaraan Multifinance

Selanjutnya: BPOM Hadirkan Fitur Praktis di Aplikasi! Pastikan Skincare Anda Terdaftar

Menarik Dibaca: BPOM Hadirkan Fitur Praktis di Aplikasi! Pastikan Skincare Anda Terdaftar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×