kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pengamat nilai kredit ritel punya ruang pertumbuhan yang besar


Selasa, 25 September 2018 / 14:20 WIB
Pengamat nilai kredit ritel punya ruang pertumbuhan yang besar
ILUSTRASI.


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kredit ritel disebut mempunyai potensi pertumbuhan yang cukup besar. Selain mempunyai margin yang cukup tinggi, kredit ini mempunyai keuntungan yaitu risikonya rendah.

Paul Sutaryono, Pengamat Perbankan mengakui memang kredit atau bisnis retail perbankan memiliki potensi yang cukup besar.

“Dengan demikian kredit retail seperti UKM bisa menjadi salah satu penopang kunci pertumbuhan kredit menengah atau wholesale,” kata Paul kepada kontan.co.id, Selasa (25/9).

Kredit ritel menurut Paul juga bisa menjadi penopang ketika kredit korporasi kurang kencang. Hal ini juga sekaligus untuk menjaga penipisan margin bunga bersih atau NIM.

Sebelumnya untuk mempertahanakan margin bunga bersih perbankan disebut akan memperbanyak kredit berbasis ritel. Hal ini berdasarkan riset Helmi Therik dari Shinhan Sekuritas Indonesia.

Dalam riset ini disebut bahwa tren untuk mengalokasikan eksposure lebih besar ke kredit konsumer atau ritel akan dilakukan beberapa bank. “Hal ini untuk memitigasi dampak dari penurunan margin,” tulis Helmi dalam risetnya yang dipublikasikan baru baru ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×