kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Penjualan rumah naik, bisnis asuransi properti menggeliat


Selasa, 11 Juni 2019 / 17:56 WIB

Penjualan rumah naik, bisnis asuransi properti menggeliat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menggeliatnya penjualan perumahan dan kenaikan harga rumah telah menopang bisnis asuransi properti di awal tahun. Hal ini terlihat dari pertumbuhan premi bruto dari asuransi properti meningkat 26,3% menjadi Rp 4,66 triliun per Maret 2019.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Dody AS Dalimunthe menjelaskan pertumbuhan penjualan properti perusahaan mencapai 23,77%, sedangkan harga rumah naik 0,49%.


“Pertumbuhan asuransi properti juga didukung oleh penyaluran kredit kepemilikan tempat tinggal yang meningkat. Karena objek KPR juga akan dijamin oleh asuransi,” kata Dody di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ia memperkirakan lini bisnis properti tetap tumbuh di tahun 2019 dengan pertimbangkan pembangunan fisik properti mengalami pertumbuhan, terutama dari sektor industri. Sayangnya asosiasi tidak membuat berapa estimasi pertumbuhan premi dari lini bisnis ini. Tetapi secara keseluruhan pertumbuhan premi industri asuransi umum meningkat 10% dari tahun lalu.

Prospek bisnis properti yang cerah membuat pemain asuransi optimistis. Misalnya saja, tahun ini PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) yakin premi dari lini bisnis fire and property tumbuh di atas 30% secara year on year (yoy). 

Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna mengaku bahwa tahun lalu Tugu Insurance kumpulkan premi sebesar US$ 54 juta dari bisnis ini.

Pemain asuransi umum yang juga bermain di properti adalah PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo). Direktur Operasi Ritel Jasindo Sahata L. Tobing mengatakan, asuransi risiko properti (property all risk) menjadi kontribusi terbesar dari total premi Jasindo, kemudian menyusul dari asuransi otomotif dan kesehatan.

Meski menyumbang premi besar, tapi Jasindo memilih menargetkan pertumbuhan premi konservatif di tahun ini. Sahata menargetkan lini bisnis ini menyumbang premi sebesar Rp 1,2 triliun, atau naik sekitar 4%-5% dari tahun lalu.

“Untuk bisnis properti cenderung stagnan, karena properti kami tidak bertambah. Dibandingkan asuransi lain harga properti tetap maka jika turun maka premi kami juga turun,” ungkap Sahata.

Merujuk laporan keuangan perusahaan, Jasindo kumpulkan pendapatan premi sebesar Rp 744,54 miliar per Maret 2019. Jumlah tersebut meningkat 23,85% dibandingkan Maret tahun lalu yakni Rp 601,12 miliar. Hal ini dibarengi peningkatan laba perusahaan dari Rp 38,27 miliar menjadi Rp 55,65 miliar.


Reporter: Ferrika Sari
Editor: Herlina Kartika
Video Pilihan

Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0012 || diagnostic_api_kanan = || diagnostic_web = 0.1239

Close [X]
×