kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Penyaluran kredit bank tersengat lonjakan kasus Covid-19


Sabtu, 24 Juli 2021 / 06:52 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi keuangan di kantor cabang BRI Tangerang Selatan, Jumat (23/10). Penyaluran kredit bank tersengat lonjakan kasus Covid-19.


Reporter: Amanda Christabel, Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Noverius Laoli

Jika terjadi koreksi, di kisaran 1%- 1,5%. Artinya pertumbuhan kredit hanya tumbuh 4% hingga 4,5%. 

Adapun Direktur Bank Central Asia (BCA), Vera Eve Lim mengatakan, pihaknya tidak melakukan revisi rencana bisnis bank (RBB) pertumbuhan kredit. Target BCA bisa tumbuh 4% hingga 6% di tahun ini. 

Berbeda dengan Bank Sumatera Utara (Sumut) yang memilih untuk merevisi turun target kredit tahun ini dari 6,5% menjadi 4% karena PPKM.

Baca Juga: Likuiditas perekonomian naik, ini faktor pendorongnya

Syahdan Siregar, Sekretaris Perusahaan Bank Sumut mengungkapkan, Bank Sumut mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 2,96% yoy menjadi Rp 24,2 triliun per Juni 2021. Hingga akhir tahun diproyeksi bisa mencapai Rp 5,1 triliun. 

Direktur Konsumer CIMB Niaga, Lani Darmawan optimistis hingga akhir tahun semua kredit bisa positif. KPR Bank CIMB Niaga tumbuh 7% per Juni 2021. Kredit kendaraan bermotor (KKB) juga tumbuh hampir 14%. Hanya kartu kredit yang masih terkontraksi 4%. nKredit di kuartal III 2021 akan lebih rendah dari proyeksi sebelumnya.

Selanjutnya: Kinerja solid pada semester I-2021, ini rekomendasi saham BBCA dari Henan Putihrai

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×