kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.185   38,00   0,21%
  • IDX 5.266   -106,96   -1,99%
  • KOMPAS100 682   -13,68   -1,97%
  • LQ45 533   -9,14   -1,69%
  • ISSI 179   -4,42   -2,41%
  • IDX30 300   -4,55   -1,49%
  • IDXHIDIV20 399   -1,83   -0,46%
  • IDX80 79   -1,55   -1,93%
  • IDXV30 111   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 101   -0,86   -0,84%

Penyaluran Kredit BCA Tembus Rp 1.063 Triliun, Ini Penopangnya


Selasa, 27 Oktober 2026 / 17:17 WIB
Penyaluran Kredit BCA Tembus Rp 1.063 Triliun, Ini Penopangnya
ILUSTRASI. Kredit BCA tumbuh 12,6% menjadi Rp 1.063,1 triliun hingga September 2026, ditopang pertumbuhan segmen korporasi dan UKM. (TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp 1.063,1 triliun hingga September 2026, tumbuh 12,6% secara tahunan (year on year/YoY).

Wakil Presiden Direktur BCA John Kosasih mengatakan, peningkatan permintaan kredit terjadi seiring persiapan dunia usaha menghadapi periode dengan aktivitas bisnis yang lebih tinggi. Perusahaan mulai melakukan pengadaan bahan baku dan mempersiapkan produksi beberapa bulan sebelum musim permintaan meningkat.

“Business season ini menjelang Natal, Tahun Baru dan juga Chinese New Year dan juga Lebaran. Biasanya empat sampai lima bulan sebelumnya, ini tentu saja membutuhkan procurement production early untuk mengantisipasi,” ujar John dalam pemaparan kinerja BCA, Selasa (27/10/2026).

Selain faktor musiman, BCA juga mencatat peningkatan penggunaan fasilitas kredit oleh nasabah. John menyebut tingkat penggunaan kredit berada di kisaran 65%–66%.

Baca Juga: Transaksi Qlola BRI Tumbuh 32%, BRI Luncurkan Aplikasi Mobile

Menurut dia, peningkatan penggunaan kredit tersebut turut didorong oleh kebutuhan modal kerja untuk mengantisipasi aktivitas bisnis menjelang akhir tahun dan berbagai periode musiman berikutnya.

Dari sisi segmen, kredit korporasi menjadi penopang utama pertumbuhan kredit BCA. Hingga September 2026, penyaluran kredit korporasi mencapai Rp 528,1 triliun, tumbuh 20,9% YoY.

Sejumlah sektor yang mencatatkan pertumbuhan kredit korporasi antara lain perkebunan, pertanian, infrastruktur, transportasi, energi, pembangkit listrik, serta teknologi dan infrastruktur digital.

“Kalau dari sisi korporasi, ini plantation, agriculture, kemudian infrastructure dan juga transportation, energy dan juga power generation, kemudian technology dan digital infrastructure. Jadi, ini merupakan beberapa sektor yang mengalami pertumbuhan dengan baik,” kata John.

Sementara itu, penyaluran kredit untuk segmen usaha kecil dan menengah (UKM) mencapai Rp 149,2 triliun, tumbuh 15,4% YoY. Pertumbuhan kredit di segmen ini antara lain ditopang sektor perdagangan grosir, ritel dan distribusi, jasa bisnis, transportasi dan logistik, serta industri makanan dan minuman.

Baca Juga: BCA Catat Laba Bersih Rp 45,2 Triliun pada Kuartal III-2026

Adapun kredit komersial BCA tumbuh 7,8% YoY menjadi Rp 154,1 triliun. Pembiayaan syariah juga meningkat 14,3% YoY menjadi Rp 14 triliun.

Di sisi lain, kredit konsumer masih mengalami kontraksi 2,2% YoY menjadi Rp 218,7 triliun. Penurunan terutama terjadi pada kredit kendaraan bermotor yang merosot 20,6% YoY menjadi Rp 48,7 triliun.

Meski demikian, kredit pemilikan rumah (KPR) masih tumbuh 3,6% YoY menjadi Rp 143,7 triliun. Sementara itu, penyaluran personal loan meningkat 11,5% YoY menjadi Rp 26,3 triliun.

BCA melihat permintaan kredit dari berbagai sektor usaha masih menjadi salah satu faktor yang mendukung pertumbuhan penyaluran kredit perseroan hingga September 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×