kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Penyaluran KUR Bank Mandiri baru 50%


Kamis, 21 November 2013 / 17:23 WIB
ILUSTRASI. Menu Bakso Bakar ini terasa lebih nikmat dengan bumbu olesan kecap dan sambal pedas (Freepik/Reez)


Reporter: Issa Almawadi |

JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk tengah mengejar target penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) senilai Rp 3,5 triliun di tahun ini. Hingga September lalu, realisasi penyaluran KUR Mandiri baru sampai 50% dari target tersebut.

Sunarso, Direktur Commercial dan Business Banking Mandiri, penyaluran KUR oleh Mandiri sempat tidak lancar ketika BI rate mulai naik pada kuartal II lalu. "Terutama dari pola linkage kami. Di situ yang agak kurang lancar," terang Sunarso di Jogjakarta, Kamis (21/11).

Namun Sunaro masih yakin bisa mencapai target penyaluran KUR. Salah satu upayanya adalah dengan penyaluran pola individual.

Sayangnya, lanjut Sunarso, pola individual berisiko non performing loan (NPL). "Tapi cenderung jadi NPL, pelaku UMKM yang banyak itu masih butuh edukasi, memang sudah ada, tapi tidak menjangkau semuanya," tambahnya.

Asal tahu saja, Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp 12,61 triliun, sejak KUR diluncurkan Oktober 2007 hingga September tahun ini. Sementara, hingga September lalu, tingkat NPL KUR Mandiri naik jadi 4,3% dengan bakti debet NPL Rp 251 miliar untuk 5.774 debitur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×