kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Perbankan mulai menghentikan kredit valas


Rabu, 18 September 2013 / 17:40 WIB
ILUSTRASI. Traders work on the floor of the New York Stock Exchange (NYSE) in New York City, U.S., April 6, 2022. REUTERS/Brendan McDermid


Reporter: Dea Chadiza Syafina

JAKARTA. Rencana Bank Sentral Amerika Serikat (AS) mengurangi stimulus ekonomi membuat perbankan nasional cemas. Jika pengurangan pembelian ini benar-benar terjadi, dapat dipastikan likuiditas valuta asing (valas) perbankan akan semakin menyusut.

Membaca situasi ini, Ketua Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (Perbanas) Sigit Pramono menilai, merupakan hal yang wajar apabila industri perbankan mulai menyusun langkah antisipasi. Salah satunya adalah mulai mengurangi penyaluran kredit yang berkaitan dengan valas.

"Sekarang semua bank sudah mengetatkan pemberian valas. Bahkan, bank besar sudah mulai menghentikan, kecuali yang sudah komitmen untuk dicairkan,” kata Sigit di Jakarta, Rabu (18/9).

Menurutnya, pengetatan penyaluran kredit valas terjadi bukan lantaran adanya imbauan dari otoritas yang sudah mencium langkanya ketersediaan valas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×