kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.893   23,00   0,14%
  • IDX 8.885   -0,10   0,00%
  • KOMPAS100 1.232   5,72   0,47%
  • LQ45 874   7,20   0,83%
  • ISSI 324   0,25   0,08%
  • IDX30 446   5,56   1,26%
  • IDXHIDIV20 530   9,50   1,83%
  • IDX80 137   0,76   0,56%
  • IDXV30 146   2,23   1,55%
  • IDXQ30 143   1,91   1,35%

Perbankan Optimistis Sustainable Linked Loan (SLL) Berpotensi Tumbuh


Kamis, 01 Februari 2024 / 05:00 WIB
Perbankan Optimistis Sustainable Linked Loan (SLL) Berpotensi Tumbuh
ILUSTRASI. DPK Perbankan: Pelayanan Nasabah di sebuah bank milik pemerintah di Jakarta, Selasa (27/12/2022). Perbankan Optimistis Sustainable Linked Loan (SLL) Berpotensi Tumbuh


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Noverius Laoli

“Jadi SLL ini masih sangat diminati di Indonesia dan perbankan dalam hal ini membantu real sektor dalam pencapaian target mereka menurunkan emisi,” ujarnya.

Di 2024 sendiri, David juga mengungkapkan bahwa skema SLL ini tetap akan dilanjutkan. ia memastikan bakal ada pembiayaan SLL baru di tahun ini

Sementara itu, PT Bank Mandiri Tbk juga telah menyalurkan kredit dengan skema SLL di 2023 mencapai Rp 2,1 triliun. Sektor yang dibiayai antara lain semen, olahan susu, dan minyak sawit.

Baca Juga: Perbankan Semakin Rajin Kucurkan Kredit ke Sektor Hijau, Siapa yang Terbesar?

Wakil Direktur Bank Mandiri Alexandra Askandar mengungkapkan bahwa pihaknya terus secara aktif membantu nasabah dalam proses transisi energi dalam bentuk skema SLL.

Ia bilang sejak tahun lalu Bank Mandiri memiliki beberapa kriteria terkait transformasi menuju hijau bagi nasabah khususnya untuk segmen wholesale untuk kredit SLL, green loan, dan pembiayaan transisi.

“Juga kami sebagai advisor bagi nasabah dalam pembuatan ESG framework,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×