kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Periode Jabatan Bakal Habis, Ini Kata Dirut BNI Royke Tumilaar


Selasa, 11 Februari 2025 / 11:59 WIB
Periode Jabatan Bakal Habis, Ini Kata Dirut BNI Royke Tumilaar
ILUSTRASI. Direktur Utama Royke Tumilaar yang masa jabatannya segera berakhir


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jelang Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), perubahan susunan direksi perbankan tentu layak ditunggu. Terlebih, ada beberapa nama yang memang telah habis masa jabatannya.

Salah satu nama yang direksi yang masa jabatannya hampir habis adalah Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Royke Tumilaar. Di mana, orang nomor satu di BNI tersebut ditunjuk pada 2 September 2020 silam.

Meski masa jabatannya bakal habis, Royke sejatinya baru menjadi Direktur Utama selama satu periode. Artinya, ada kemungkinan Royke kembali dipercaya lagi untuk menduduki posisi Dirut pada periode kedua.

Menanggapi hal tersebut, Royke tak mau banyak berkomentar terkait nasibnya sebagai bos BNI. Ia hanya bilang itu menjadi hak pemegang saham.

Baca Juga: Target Stagnan, OJK Proyeksi Kredit Perbankan Hanya Tumbuh di Kisaran 9%-11%

“Kita tergantung pemegang saham, gak tau (bakal diperpanjang) apa gak, itu urusan mereka,” kata dia singkat, Selasa (11/2)

Lebih lanjut, Royke bilang jika dirinya tidak dipercaya lagi untuk mengemban tugas tersebut, maka penerusnya bisa melanjutkan apa yang sudah ia lakukan di BNI.

“Ya nanti tinggal nerusin aja,” tandasnya.

Sebagai informasi, Royke merupakan salah satu bankir senior di industri perbankan. Ia sudah banyak malang melintang di industri perbankan dalam negeri.

Asal tahu saja, Royke mengawali karirnya sebagai bankir di Bank Dagang Negara. Selanjutnya, ia lama berkarir di Bank Mandiri setelah krisis moneter tahun 1998.

Baca Juga: OJK Catat Rasio Modal Perbankan Indonesia Tertinggi di Kawasan

Di Bank Mandiri, jabatan terakhir Royke adalah direktur utama, sebelum akhirnya dipilih untuk menjadi orang nomor satu di BNI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×