kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 17.126   32,00   0,19%
  • IDX 7.443   135,73   1,86%
  • KOMPAS100 1.027   17,23   1,71%
  • LQ45 743   8,71   1,19%
  • ISSI 269   4,81   1,82%
  • IDX30 397   4,49   1,14%
  • IDXHIDIV20 486   5,88   1,22%
  • IDX80 115   1,58   1,39%
  • IDXV30 135   1,75   1,31%
  • IDXQ30 128   1,34   1,05%

Perkuat Industri, OJK Sebut 76 Bank Kecil Siap Dikonsolidasikan


Jumat, 07 Januari 2022 / 18:15 WIB
ILUSTRASI. Petugas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beraktivitas di ruang layanan Konsumen, Kantor OJK, Jakarta, Senin (23/10). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/17.


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

Oleh sebab itu, OJK akan terus mendorong agar bank memiliki modal inti paling tidak Rp 3 triliun di penghujung 2022. Tujuannya, agar bank juga bisa memenuhi tuntutan nasabah yang semakin digital.

“Ini harus kita lakukan, bila bank tidak menaikkan modal. Terus seperti itu saja, maka nanti akan mati sendiri dan akan mengganggu stabilitas perekonomian,” paparnya. 

Heru pun melihat banyak investor yang masuk ke bank kecil ini memiliki komitmen untuk membesarkan bank. Kendati saat ini, bank-bank kecil ini masih memiliki fundamental yang kurang menarik. 

Ia menyatakan OJK akan mendorong setiap bank ini meningkatkan fundamentalnya. Sejalan dengan itu, investor juga akan meningkatkan kapasitas bank tersebut. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×