kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.504.000   16.000   0,64%
  • USD/IDR 16.740   33,00   0,20%
  • IDX 8.748   101,19   1,17%
  • KOMPAS100 1.205   11,60   0,97%
  • LQ45 852   5,43   0,64%
  • ISSI 315   6,02   1,95%
  • IDX30 439   1,60   0,37%
  • IDXHIDIV20 511   1,24   0,24%
  • IDX80 134   1,29   0,97%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,22   0,15%

Permintaan marak, PrivyID gratiskan layanan tanda tangan digital dan berikan bonus


Sabtu, 24 Oktober 2020 / 08:50 WIB
Permintaan marak, PrivyID gratiskan layanan tanda tangan digital dan berikan bonus


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Di masa pandemi ini, penggunaan tanda tangan elektronik meningkat pesat. Data menunjukkan peningkatan jumlah pelaku bisnis  tanda tangan elektronik PrivyID sebesar sekitar 350%. Hingga saat ini, Inovasi Keuangan Digital (IKD) itu sudah digunakan oleh lebih dari 600 perusahaan dan 6,5 juta pelanggan di Indonesia.

Nah, memperingati ulang tahun keempat di Oktober 2020 ini, PrivyID meluncurkan  program khusus. PrivyID menggratiskan penggunaan layanan selama 30 hari pertama dengan cara mendaftar sebagai pengguna baru. IKD ini memberikan tambahan bonus sebesar 50% dari kuota tanda tangan elektronik yang dibeli dalam periode 20 Oktober 2020 hingga 31 Oktober 2020. Baik untuk para pengguna individu maupun korporasi. 

Program ini membantu bisa membantu berputarnya roda perekonomian Indonesia yang tengah terimbas wabah COVID-19,. Juga untuk mendukung upaya pencegahan penyebaran wabah COVID-19 yang lebih luas. Tterutama dengan menghindari pertemuan tatap muka dalam aktivitas bisnis dan keperluan lainnya”, ujar Marshall Pribadi, CEO PrivyID, Jumat (23/10).  Menurutnya, teknologi bisa menjadi solusi bagi tantangan para pelaku bisnis. Dengan elektronik, tanda tangan dokumen dapat dilakukan dari mana saja, kapan saja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×