kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.789   55,00   0,31%
  • IDX 6.221   -34,23   -0,55%
  • KOMPAS100 825   -6,05   -0,73%
  • LQ45 625   0,55   0,09%
  • ISSI 212   -0,83   -0,39%
  • IDX30 355   0,75   0,21%
  • IDXHIDIV20 436   1,25   0,29%
  • IDX80 94   -0,15   -0,16%
  • IDXV30 116   -0,32   -0,28%
  • IDXQ30 114   0,59   0,52%

Permintaan Personal Loan BCA Masih Kuat, Ditopang Biaya Pendidikan dan Renovasi Rumah


Rabu, 17 Juni 2026 / 18:41 WIB
Permintaan Personal Loan BCA Masih Kuat, Ditopang Biaya Pendidikan dan Renovasi Rumah
ILUSTRASI. Teller melayani nasabah yang menabung di Bank BCA (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus mendorong penyaluran kredit multiguna melalui produk Personal Loan untuk memenuhi berbagai kebutuhan konsumtif nasabah, mulai dari biaya pendidikan, renovasi rumah, hingga kebutuhan kesehatan dan liburan.

Executive Vice President (EVP) Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn mengatakan Personal Loan merupakan fasilitas pinjaman tanpa agunan yang dapat diajukan oleh nasabah payroll BCA maupun pemegang kartu kredit BCA.

Menurutnya, produk tersebut dirancang untuk memberikan fleksibilitas pembiayaan bagi nasabah dengan skema pembayaran yang dilakukan melalui autodebet rekening setiap bulan.

“BCA Personal Loan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan nasabah seperti biaya pendidikan, renovasi rumah, pernikahan, biaya pengobatan, liburan, dan kebutuhan lainnya,” ujar Hera kepada Kontan.co.id, Rabu (17/6/2026).

Baca Juga: Kendati Kredit Multiguna Mulai Bergeliat, Bank Tetap Selektif Salurkan Pembiayaan

Di tengah tren pertumbuhan kredit multiguna yang mulai membaik, BCA mencatat kinerja positif pada segmen pinjaman konsumernya. Hingga Maret 2026, total outstanding pinjaman konsumer BCA yang mayoritas berasal dari kartu kredit tumbuh 6,8% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp 25,1 triliun.

Hera menjelaskan, permintaan personal loan masih didominasi untuk memenuhi berbagai kebutuhan konsumsi nasabah. Selain itu, pertumbuhan produk tersebut juga ditopang oleh semakin luasnya basis nasabah BCA.

“BCA juga melihat pertumbuhan personal loan didukung oleh adanya perluasan basis nasabah BCA,” katanya.

Meski terus mendorong pertumbuhan kredit konsumsi, BCA menegaskan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan.

Baca Juga: Yield Kredit Wholesale Diperkirakan Mulai Terbatas, BCA Genjot Kredit Produktif

Perseroan memperkuat proses credit scoring, monitoring kualitas kredit, serta menyediakan solusi proaktif bagi nasabah guna mengantisipasi potensi penurunan kemampuan bayar.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas aset di tengah tantangan ekonomi dan tren suku bunga yang masih relatif tinggi.

“BCA terus mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit serta memperkuat proses credit scoring dan monitoring untuk menjaga kualitas kredit yang diberikan,” ujar Hera.

Dengan strategi tersebut, BCA memastikan rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) pada segmen Personal Loan tetap berada pada level yang rendah dan terkendali.

Baca Juga: Strategi BCA Jaga Bunga KKB di Tengah Kenaikan BI Rate Terkuak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×