kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.730   22,00   0,12%
  • IDX 6.493   -32,23   -0,49%
  • KOMPAS100 846   -2,73   -0,32%
  • LQ45 640   -4,14   -0,64%
  • ISSI 228   0,02   0,01%
  • IDX30 357   -2,48   -0,69%
  • IDXHIDIV20 435   -2,01   -0,46%
  • IDX80 97   -0,43   -0,44%
  • IDXV30 121   -0,16   -0,13%
  • IDXQ30 113   -0,86   -0,75%

Pertumbuhan aset Bank Jateng belum maksimal di awal tahun ini


Kamis, 17 Mei 2018 / 22:54 WIB
ILUSTRASI. Layanan Nasabah di Kantor Cabang Utama Bank Jateng


Reporter: Yoliawan H | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan aset PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) awal tahun ini sebesar 9,24% year on year menjadi Rp 64,63 triliun dari sebelumnya sebesar Rp 59,15 triliun. Pertumbuhan ini belum sesuai target Bank Jateng yang memproyeksikan aset akan tumbuh 15% hingga 18% yoy tahun ini.

Hanawijaya, Direktur Bank Jateng menjelaskan, memang pertumbuhan aset Bank Jateng masih belum maksimal. Namun, pihaknya sedang berusaha untuk melakukan perbaikan.

“Kondisi ekonomi masih tidak terlalu bagus. Ditambah isu teroris membuat industri menjadi terpengaruh secara tidak langsung,” jelas Hanawijaya saat ditemui di Jakarta, Kamis (17/5).

Menurutnya, penyaluran kredit Bank Jateng non konsumer masih sedikit yakni 28% dari total kredit jadi relatif masih lebih bagus menahan gejolak eksternal.

Namun spending cosumer akan hati-hati saat kondisi seperti ini maka mempengaruhi konsumsi dan mengurangi eksposure karena pembiayaan kita didominasi konsumer.

“Di semester I masih belum terlalu baik. Proyeksi kita di awal kuartal IV sudah akan membaik dan aset tumbuh maksimal. Secara RBB aset akan tumbuh 15% sampai 18% yoy,” tutup Hanawijaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×