kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Premi asuransi anak grup besar melesat


Senin, 07 Maret 2016 / 11:15 WIB
Premi asuransi anak grup besar melesat


Reporter: Mona Tobing | Editor: Dupla Kartini

MAGELANG. Meski baru seumur jagung, dua perusahaan asuransi jiwa milik grup besar mencatat kinerja positif sepanjang 2015. PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) dan PT Astra Aviva Life (Astra Life) berhasil meraih peningkatan premi.

Ini karena BCA Life dan Astra Life mendapatkan dukungan dari pasar milik induk usaha. BCA Life misalnya mengandalkan jalur distribusi bancassurance dari nasabah Bank Central Asia (BCA). Sedangkan, Astra Life memanfaatkan costumer dari Bank Permata yang juga bagian Grup PT Astra International Tbk.

Cara tersebut berhasil mengerek pendapatan premi mereka sepanjang tahun lalu. BCA Life misalnya membukukan premi sebesar Rp 110 miliar, tumbuh 1.133,5% dibandingkan posisi 2014 sebesar Rp 8,98 miliar. Begitu juga premi Astra Life sepanjang 2015 yang mampu tumbuh 110% menjadi Rp 1,36 triliun dibandingkan 2014 yang hanya Rp 651 miliar.

Auddie A. Wiranata, Wakil Presiden Direktur Astra Life mengatakan, selama ini Astra Life mengandalkan distribusi lewat Bank Permata. Ke depan, perusahaan yang sahamnya dimiliki 50% oleh Aviva Group ini juga bakal memaksimalkan dan mengandalkan bancassurance dan telemarketing distribusi dari jalur perusahaan pembiayaan Astra yakni ACC Group.

Tambah jalur distribusi

Bagi Astra Life, ini berguna menambah pendapatan perusahaan. Plus, persiapan Astra Life untuk masuk ke lini syariah. "Kami masih akan maksimalkan sinergi dengan Astra Group yang banyak memiliki anak usaha," ujar Auddie, pekan lalu (3/3).

Karena itu, Auddie masih yakin, tahun ini premi Astra life bisa mencapai Rp 2 triliun. Sedangkan dalam tiga tahun sampai 2019, premi diharapkan bisa Rp 5 triliun. Setiap tahunnya, Auddie menyebut perolehan premi Astra Life bisa bertambah Rp 1 triliun.

Strategi yang dilakukan BCA Life lain lagi. Selain menggarap nasabah BCA dan mitra bisnisnya, perusahaan asuransi ini juga membangun tiga channel distribusi. Seperti bundling product, kumpulan dan telemarketing. Tahun ini, BCA Life juga menambah jalur distribusi lewat face to face channel.

Christine Setyabudhi, Direktur Utama BCA Life mengatakan, tahun ini, BCA Life berencana meluncurkan delapan produk baru. Strategi ini diharapkan melengkapi channel distribution dengan face to face channel dan bancassurance yang menyasar nasabah BCA. Sampai Februari 2016, BCA Life telah meluncurkan tiga produk baru.

Meski pendapatan premi tahun ini meningkat pesat. BCA Life menderita rugi setelah pajak Rp 27,34 miliar naik dari 2014 Rp 5,15 miliar. Ini karena harus membayar biaya akuisisi yakni beban komisi tahun pertama.     

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×