kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.887.000   7.000   0,24%
  • USD/IDR 16.850   -59,00   -0,35%
  • IDX 8.951   -41,17   -0,46%
  • KOMPAS100 1.235   -4,75   -0,38%
  • LQ45 874   -1,52   -0,17%
  • ISSI 329   -0,59   -0,18%
  • IDX30 449   0,67   0,15%
  • IDXHIDIV20 532   3,66   0,69%
  • IDX80 137   -0,49   -0,35%
  • IDXV30 148   1,36   0,93%
  • IDXQ30 144   0,72   0,50%

Premi Asuransi Jiwa Turun 1,1% per Kuartal III-2025, AAJI Soroti Ini


Senin, 08 Desember 2025 / 19:10 WIB
Premi Asuransi Jiwa Turun 1,1% per Kuartal III-2025, AAJI Soroti Ini
ILUSTRASI. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat, pendapatan premi asuransi jiwa mencapai Rp 133,22 triliun per kuartal III-2025.


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat, pendapatan premi asuransi jiwa mencapai Rp 133,22 triliun per kuartal III-2025. Nilai ini turun tipis 1,1% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon mengatakan, pertumbuhan jumlah polis dan tertanggung yang relatif tinggi belum sepenuhnya tercermin pada lonjakan premi karena adanya penurunan signifikan pada premi tunggal. 

"Ini disebabkan ada satu jenis produk yang pendapatan preminya turun cukup signifikan padahal mereka sekali dipasarkan preminya cukup besar. Ini adalah premi tunggal. Polis-polis yang pembayaran preminya itu sekali bayar dan selesai," kata Budi dalam konferensi pers AAJI, Senin (8/12/2025). 

Baca Juga: AAJI Sebut Terdapat Asuransi Jiwa yang Mundur Memasarkan Produk Asuransi Kesehatan

Budi menyebut, penurunan premi juga tercermin pada premi bisnis baru yang turun 6,7% yoy menjadi Rp 72,92 triliun. Penurunan ini terutama berasal dari bisnis baru premi tunggal yang menyusut 9,9% yoy menjadi Rp 50,18 triliun. 

Adapun premi bisnis baru reguler justru tumbuh 1,2% yoy menjadi Rp 22,74 triliun. Sebaliknya, premi lanjutan (renewal) masih tumbuh solid sebesar 6,5% yoy menjadi Rp 60,30 triliun.

Berdasarkan jenis produk, asuransi jiwa tradisional masih mendominasi dengan kontribusi 63% dari total premi atau senilai Rp 83,98 triliun, tumbuh 7% yoy. Sementara itu, premi unit link tercatat Rp 49,24 triliun, turun 12,5% yoy.

Dari sisi unit usaha, premi asuransi jiwa konvensional mencapai Rp 116,17 triliun atau sekitar 87,2% dari total premi, meski turun tipis 1,7% yoy. Sementara premi asuransi jiwa syariah tumbuh 2,6% yoy menjadi Rp 17,05 triliun.

Berdasarkan kanal distribusi, bancassurance masih mendominasi dengan kontribusi 41,5% atau sebesar Rp 55,28 triliun, diikuti kanal keagenan sebesar 31,7% atau Rp 42,25 triliun, serta distribusi alternatif sebesar 26,8% atau Rp 35,69 triliun.

Baca Juga: Klaim Kesehatan Asuransi Jiwa Turun 7,5%, AAJI Pantau Tren Kenaikan Segmen Individu

Selanjutnya: Dua Napi Lansia Asal Belanda Dipulangkan Berdasarkan Perjanjian Repatriasi

Menarik Dibaca: Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (9/12), Hujan Sangat Lebat Guyur Provinsi Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×