kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.546.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

Premi Bancassurance Prudential Indonesia Melonjak 155% pada Semester I-2026


Jumat, 30 Oktober 2026 / 21:33 WIB
Premi Bancassurance Prudential Indonesia Melonjak 155% pada Semester I-2026
ILUSTRASI. Prudential Indonesia (DOK/Prudential Indonesia)


Reporter: Secillia Hafifah | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kanal bancassurance masih menjadi salah satu penggerak pertumbuhan industri asuransi jiwa di Indonesia. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kanal ini berkontribusi 40,4% terhadap total agregat premi industri.

Semarak bisnis bancassurance juga terlihat dari peluncuran sejumlah produk baru hasil kolaborasi perusahaan asuransi jiwa dan perbankan sepanjang Oktober 2026. 

Chief Financial Officer Prudential Indonesia Adit Trivedi mengatakan, perkembangan tersebut didorong oleh kebutuhan nasabah yang semakin beragam. Selain perlindungan, nasabah juga membutuhkan solusi perencanaan keuangan jangka panjang.

Baca Juga: AsetKu Perkuat Kontribusi Mendorong Literasi Keuangan

“Bancassurance memiliki peran penting karena mengintegrasikan solusi perlindungan dan perencanaan keuangan ke dalam ekosistem perbankan yang telah dipercaya dan digunakan nasabah untuk memenuhi kebutuhan finansial sehari-hari,” ujar Adit kepada Kontan, Jum'at (30/10/2026).

Menurutnya, digitalisasi tidak mengurangi relevansi bancassurance. Perubahan perilaku nasabah justru membuat interaksi dengan institusi keuangan semakin memadukan kanal fisik dan digital, sehingga distribusi produk bancassurance tidak lagi hanya bergantung pada kantor cabang.

“Karena itu, kami terus bekerja sama erat dengan mitra perbankan untuk menghadirkan pengalaman yang semakin seamless di berbagai kanal, sehingga solusi perlindungan dan perencanaan keuangan semakin mudah diakses, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan nasabah,” katanya.

Dari sisi kinerja, kanal bancassurance Prudential Indonesia membukukan pendapatan premi sebesar Rp 4,4 triliun pada semester I-2026. Angka tersebut meningkat 155% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,7 triliun.

Adit menyebut, capaian tersebut menjadi kinerja semester pertama tertinggi bagi kanal bancassurance Prudential Indonesia.

Pertumbuhan ini mencerminkan kuatnya kebutuhan nasabah terhadap solusi perlindungan dan perencanaan keuangan, sekaligus nilai dari kemitraan jangka panjang dengan institusi perbankan.

Ke depan, Prudential Indonesia tetap optimistis terhadap prospek bancassurance hingga akhir 2026. Perusahaan akan melanjutkan inovasi produk dan layanan agar tetap sesuai dengan kebutuhan serta tujuan finansial nasabah.

Baca Juga: Saham Big Banks Kompak Melemah Sepekan, Simak Sentimen dan Rekomendasi Analis

“Bagi kami, hal ini bukan sekadar mengenai peluncuran produk baru, tetapi bagaimana menghadirkan solusi yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan tujuan finansial nasabah yang terus berkembang,” ujar Adit.

Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, Prudential Indonesia akan memperkuat portofolio produk, memperdalam kolaborasi dengan mitra perbankan, serta meningkatkan interaksi dengan nasabah melalui kanal fisik dan digital. 

Perusahaan juga akan berinvestasi pada pengalaman nasabah, kualitas layanan, dan kapabilitas berbasis teknologi.

Terkait penambahan mitra distribusi, Adit mengatakan fokus perusahaan saat ini masih pada penguatan kerja sama dengan mitra perbankan yang sudah ada, termasuk memperluas akses nasabah terhadap solusi perlindungan dan perencanaan keuangan.

“Kami akan terus mengevaluasi berbagai peluang yang dapat mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan yang terpenting adalah memberikan nilai lebih bagi nasabah,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×