kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

PrivyID berencana ekspansi ke Negeri Kanguru tahun depan


Kamis, 06 Desember 2018 / 20:52 WIB
PrivyID berencana ekspansi ke Negeri Kanguru tahun depan
ILUSTRASI. PrivyID


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perkembangan ekonomi digital, khususnya di bidang keuangan membawa berkah bagi PrivyID. Start up penyedia tanda tangan digital inipun bersiap ekspansi ke pasar luar negeri.

Hal ini terlihat dari transaksi yang  dicapai Privy sepanjang tahun ini. Menurut Guritno Adi Saputra, Co Founder PrivyID, transaksi bisnis yang sudah digapai Privy hampir Rp 1 triliun sepanjang tahun ini.

Melihat hasil tersebut, ia pun optimistis pertumbuhan bisnis dari perusahaan ini bisa melonjak antara tiga sampai empat kali lipat tahun depan.

Salah satu cara adalah dengan ekspansi ke pasar luar negeri. Salah satu negara yang menjadi incaran PrivyID adalah Australia. Namun, Guritno tidak merinci lebih lanjut soal rencana tersebut.

Rencana bisnis lain yang bakal Privy lakoni adalah mengedukasi pasar dan pemasaran. Maklum, target PrivyID adalah para konsumen atau pebisnis yang belum bankable.

Kebetulan, start up ini sudah mendapat pendanaan dari Mandiri Capital Mandiri dan mengincar pendanaan seri A sebesar US$ 5 juta. Ekspansi lainnya adalah terus menjalin kemitraan bisnis. Dan salah satunya  dengan fintech Amartha.  
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×