kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Produk Tradisional Sumbang 81% Pendapatan Premi BNI Life pada Kuartal I


Jumat, 31 Mei 2024 / 13:11 WIB
Produk Tradisional Sumbang 81% Pendapatan Premi BNI Life pada Kuartal I
ILUSTRASI. Aktivitas di kantor PT BNI Life Jakarta, Senin (3/8). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/03/08/2018.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BNI Life Insurance atau BNI Life menyebut produk tradisional mendominasi pendapatan premi perusahaan pada kuartal I-2024. 

Mengenai hal itu, Plt. Direktur Utama BNI Life Eben Eser Nainggolan menyatakan nilai premi dari produk tradisional pada kuartal I-2024 sebesar Rp 1,1 triliun.

"Nilai itu memakan porsi 81% terhadap total pendapatan premi perusahaan," katanya kepada Kontan, Rabu (29/5).

Baca Juga: Beda Nasib Pendapatan Premi Asuransi Jiwa dari Produk Tradisional dan Unitlink

Eben menyebut pendapatan premi unitlink sebesar Rp 249 miliar pada kuartal I-2024 atau memakan porsi 19% dari total pendapatan premi perusahaan. Pada kuartal I-2024, dia mengatakan total pendapatan premi BNI Life sebesar Rp 1,3 triliun.

Pada tahun ini, Eben menyampaikan BNI Life menargetkan pendapatan premi sebesar Rp 6,4 triliun. Nilai itu tumbuh sekitar 19% dari realisasi pendapatan premi 2023.

Sebagai informasi, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat total pendapatan premi industri pada kuartal I-2024 sebesar Rp 46 triliun. Adapun pendapatan premi asuransi jiwa pada kuartal I-2024 naik 0,9%, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 45,6 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×