Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) membeberkan sejumlah tantangan yang bisa memengaruhi kinerja perolehan laba pada 2025. Vice President Director Prudential Indonesia Vikas Sinha mengatakan tantangannya berupa ketidakstabilan ekonomi global, fluktuasi pasar saham, serta situasi geopolitik.
"Ditambah, adanya tren suku bunga masih juga menjadi tantangan bagi industri asuransi, khususnya dalam menempatkan dana investasi yang dapat memengaruhi pertumbuhan aset," ungkapnya kepada Kontan, Kamis (5/2/2026).
Meskipun demikian, Vikas melihat masih terbuka peluang untuk meningkatkan kinerja, terutama melalui produk unitlink yang dinilainya masih berpotensi tumbuh di tengah tantangan yang ada. Hal itu juga sejalan dengan kebutuhan masyarakat terhadap produk asuransi dan investasi jangka panjang.
Baca Juga: Mengintip Strategi Prudential Indonesia Dorong Kinerja Perolehan Laba pada 2026
"Selain itu, dipicu adanya kesadaran masyakarat terhadap pentingnya memiliki proteksi dan pemahaman terhadap produk unitlink," ujarnya.
Guna mengatasi tantangan yang ada, Vikas menyampaikan Prudential Indonesia terus beradaptasi dengan kebutuhan nasabah dan perkembangan pasar keuangan di tengah dinamika regulasi. Dia mengatakan pihaknya selalu optimistis untuk terus berkomitmen memberikan layanan terbaik, serta menjadi mitra dan pelindung terpercaya bagi nasabah, dengan menyediakan solusi keuangan dan kesehatan yang sederhana dan mudah diakses.
Untuk mendorong kinerja laba, Vikas menyebut Prudential Indonesia akan terus menjangkau pasar di kota atau kabupaten yang sedang berkembang.
"Mengingat penetrasi asuransi di area-area tersebut masih rendah, tetapi memiliki potensi yang besar. Sejalan dengan tujuan kami bisa melindungi masyarakat Indonesia lebih banyak lagi," katanya.
Baca Juga: Strategi Prudential Indonesia Dorong Pertumbuhan Bancassurance lewat Inovasi Produk
Vikas menyampaikan perusahaan juga akan tetap fokus menghadirkan inovasi produk perlindungan jiwa dan kesehatan untuk berbagai segmen, dengan fitur dan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan profil risiko masing-masing segmen nasabah. Salah satunya menyediakan kebutuhan perlindungan keuangan dana untuk kemapanan di masa depan, hingga proteksi kesehatan dan penyakit kritis.
"Kami juga berharap pada masing-masing produk baik perlindungan jiwa maupun kesehatan, senantiasa dapat bertumbuh seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat," tuturnya.
Berdasarkan laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan di situs resmi, Prudential Indonesia mencatatkan laba setelah pajak sebesar Rp 2,08 triliun pada 2025. Nilainya mengalami kenaikan sebesar 34,19% secara Year on Year (YoY).
Sementara itu, Prudential Indonesia mencatatkan pendapatan premi sebesar Rp 21,07 triliun pada 2025, atau naik sebesar 1,54% secara YoY.
Baca Juga: Prudential Indonesia Siapkan Strategi Ini untuk Dongkrak Premi 2026
Selanjutnya: BCA Berikan Promo Spesial KPR 1,69% Per Tahun Dalam Gelaran BCA Expoversary 2026
Menarik Dibaca: Hasil BATC 2026: Kalah dari Jepang, Tim Putri Indonesia Runner-Up Grup X
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













