Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat, premi asuransi kredit di industri asuransi umum tumbuh 9,3% Year on Year (YoY), menjadi Rp 9,32 triliun pada semester I-2026. Adapun klaim asuransi kredit meningkat 32,7% YoY menjadi Rp 9,28 triliun.
Jika ditelaah, rasio klaim yang dibukukan untuk asuransi kredit meningkat dari 82,1% pada semester I-2025 menjadi 99,6% pada semester I-2026.
Ketua Umum AAUI Budi Herawan menjelaskan salah satu penyebab utamanya, yakni adanya klaim-klaim yang terjadi dari kurun waktu yang sebelumnya.
"Kemungkinan klaim itu terjadi dari klaim-klaim yang sebelumnya sehingga menyebabkan loss ratio-nya meningkat. Masih ada klaim forward dari yang lama," katanya dalam konferensi pers RDK OJK, Jumat (4/9/2026).
Baca Juga: Pembiayaan Kendaraan Listrik Makin Moncer hingga Semester I-2026
Lebih lanjut, Budi berharap seharusnya ada perbaikan dari diimplementasikannya berbagai aturan dalam POJK 20 Tahun 2023. Salah satunya ada aturan mengenai penyesuaian jangka waktu perlindungan dalam asuransi kredit.
"Dalam POJK 20 Tahun 2023, adanya keterbatasan suatu termin atau sistem dalam waktu yang diberikan, tadinya 15 tahun sekarang 5 tahun. Seharusnya ada perbaikan. Sekarang juga tingkat premi yang disampaikan ke masyarakat memang angkanya yang sudah keluar itu dari perhitungan aktuarianya," tuturnya.
Lebih lanjut, Budi menyampaikan saat ini asosiasi tengah memikirkan jalan bisnis asuransi kredit pada 2027. Sebab, dia bilang nantinya asuransi umum tak bisa bermain lagi di asuransi kredit dan harus pindah ke perusahaan penjaminan.
Baca Juga: Sejumlah Bank Terus Genjot Penyaluran KPR FLPP hingga Pertengahan Tahun Ini
"Hal itu yang menjadi pekerjaan rumah. Jadi, kami juga sedang memikirkan lagi, karena ada perusahaan asuransi umum yang memang spesialis memainkan asuransi kredit," ucap Budi.
Sebagai informasi, AAUI mencatat, total premi industri asuransi umum mencapai Rp 58,19 triliun pada semester I-2026. Nilainya terkontraksi 0,5%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Adapun total klaim industri asuransi umum sebesar Rp 27,36 triliun pada semester I-2026. Nilainya meningkat 29,2% jika dibandingkan periode sama tahun lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














