Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di sejumlah perbankan di sepanjang tahun 2025 tampak solid dengan kualitas pembiayaan yang terjaga.
Salah satu contohnya adalah Bank BPD DIY yang mencatat realisasi penyaluran KUR sebesar Rp 1,091 triliun pada tahun lalu.
Direktur Pemasaran dan Usaha Syariah Bank BPD DIY, Raden Agus Trimurjanto, mengatakan mayoritas outstanding loan (OSL) KUR masih ditopang sektor perdagangan.
“Kualitas KUR kami masih terjaga dengan NPL gross di level 2,7%,” ujarnya kepada kontan.co.id, Rabu (14/1/2026).
Baca Juga: Kemenkeu: 178 Pemda Belum Terima Realisasi DAK Fisik hingga Juli 2025
Memasuki tahun ini, Bank BPD DIY memperoleh alokasi KUR sebesar Rp 1,2 triliun. Perseroan optimistis seluruh kuota tersebut dapat terserap dengan tetap menjaga kualitas pembiayaan.
“Kami yakin semua bisa terserap dengan NPL maksimal sama seperti tahun lalu,” tambah Agus.
Sementara itu, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperkuat peran KUR Syariah sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Asta Cita Pemerintah.
Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, menyampaikan bahwa hingga November 2025, penyaluran KUR Syariah BSI telah mencapai lebih dari Rp 11,10 triliun kepada lebih dari 83.000 pelaku usaha.
Penyaluran tersebut didominasi oleh sektor perdagangan, pertanian, dan jasa, dengan kualitas pembiayaan yang tetap sehat, tercermin dari NPF di bawah 2%.
Baca Juga: Realisasi KUR UMKM Sampai September Capai Rp 190 Triliun
“Tahun ini kami fokus mengoptimalkan segmen UMKM potensial, khususnya sektor halal ekosistem seperti makanan dan minuman, fesyen, kosmetik, serta produk pertanian dari hulu hingga hilir,” ujar Wisnu.
Untuk mempercepat penyaluran KUR Syariah, BSI juga menjalankan berbagai program UMKM naik kelas, mulai dari pelatihan, Talenta Wirausaha BSI, BSI UMKM Center, hingga kolaborasi dengan kementerian dan asosiasi sebagai entry gate pembiayaan KUR Syariah.
BSI juga menyatakan dukungan penuh terhadap stimulus dan kebijakan pemerintah guna menjaga pertumbuhan pembiayaan UMKM yang sehat dan berkelanjutan.
Di sisi lain, Bank Mandiri mencatatkan penyaluran KUR sebesar Rp 40,99 triliun kepada 355.658 pelaku UMKM di seluruh Indonesia, dengan kualitas kredit tetap terjaga dan NPL di bawah 1%.
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, mengatakan penyaluran KUR tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha dalam mendorong ekonomi kerakyatan.
Baca Juga: Rp 246 T KUR Sudah Tersalurkan Nov 2025! Begini Cara Pinjam & Tabel Angsuran KUR BRI
“Dukungan KUR ini bukan hanya tentang pembiayaan, tetapi juga pemberdayaan UMKM agar mampu memperkuat kapasitas produksi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing,” ujarnya.












![[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_17122515210200.jpg)
