kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rencana Bank Banten setelah rights issue ditolak


Minggu, 01 Oktober 2017 / 16:29 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemegang saham pengendali Bank Banten, PT Banten Global Development (BGD) sudah menyiapkan strategi ke depan dengan ditolaknya rencana penambahan modal oleh DPRD dalam paripurna (29/9).

Agus Ruswendi, Direktur Utama BGD bilang pemegang saham akan melakukan komunikasi dengan pengurus Bank Banten dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Komunikasi ini agar Bank Banten tetap bisa menjalankan rencana bisnis sesuai dengan yang telah diajukan dan disetujui OJK," kata Agus kepada KONTAN, Minggu (1/10).

Hal ini didasarkan pada kecukupan modal atau car adequacy ratio (CAR) Bank Banten yang masih di kisaran 11%. Dengan ini diharapkan Bank Banten tetap bisa menjalankan kegiatan operasional secara normal sesuai rencana bisnis yang disampaikan ke OJK.

BGD menurut Agus akan tetap menjalankan fungsinya untuk melakukan evaluasi kinerja keuangan dan manajemen Bank Banten sesuai ketentuan yang berlaku. Sebagai gambaran terkait tambahan modal dari pemprov ke Bank Banten rencana akan dilakukan sebesar Rp 200 miliar melalui rights issue.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×