kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Rencana Penerbitan Surat Utang Perbankan Masih Semarak pada Tahun Ini


Selasa, 01 Februari 2022 / 16:53 WIB
ILUSTRASI. Nasabah terlihat di dekat pintu kantor cabang Bank Tabungan Negara (BTN) di Jakarta, Selasa (3/7). KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

David mengatakan kinerja pembiayaan segmen hijau BNI juga tercatat sangat positif pada 2021. Portofolio hijau tercatat Rp 172,4 triliun atau 29,6% dari total portofolio kredit BNI.

Sementara itu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk masih memiliki likuiditas yang melimpah untuk memacu penyaluran kredit.  Di sisi lain, dana pihak ketiga (DPK) Bank Mandiri akan terus tumbuh.

Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Panji Irawan memproyeksi pertumbuhan kredit akan membaik seiring pemulihan ekonomi di 2022. Bank Mandiri akan terus memonitor dan menjaga keseimbangan kecukupan likuiditas yang prudent.

"Apabila dipandang ada kebutuhan likuiditas, maka Bank Mandiri masih punya ruang untuk terbitkan global bond dalam Euro Medium Term Notes (EMTN) sebesar US$ 450 juta," terangnya. 

Selain EMTN, perbankan bisa mencari pendanaan dengan skema lain dengan valuta rupiah atau asing baik secara bilateral atau eksekusi dengan pertimbangan aspek seperti waktu yang tepat dan kondisi pasar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×