kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45948,36   -11,40   -1.19%
  • EMAS944.000 -0,11%
  • RD.SAHAM 0.64%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Rencana rights issue Bank Capital (BACA) masih tunggu pernyataan efektif dari OJK


Jumat, 03 Desember 2021 / 09:41 WIB
Rencana rights issue Bank Capital (BACA) masih tunggu pernyataan efektif dari OJK
ILUSTRASI. Bank Capital indonesia Tbk BACA

Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA) menjelaskan rencana penambahan modal melalui mekanisme rights issue masih menunggu persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Hal itu disampaikan menanggapi artikel Kontan.co.id berjudul "Pemenuhan Modal Inti Sudah Mau Deadline, Bank Capital Baru Gelar RUPSL 29 Desember 2021. 

"Terkait pemenuhan modal inti minimum, perseroan sedang dalam proses penawaran umum terbatas (PUT) IV dengan HMETD dan menunggu pernyataan efektif dari OJK," tulis Wahyu Dwi Aji Direktur Bank Capital dalam suratnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/12).

Sementara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPLB) yang akan digelar perseroan pada 29 Desember 2021 tujuannya adalah untuk membahas perubahan sususu pengurus perseroan dan perubahan pasar 1 anggaran dasar perseroan. 

Baca Juga: Di tengah pandemi, Bank Sahabat Sampoerna cari cara untuk jaga profitabilitas

Batas tahapan pemenuhan modal inti bank umum minimal Rp 2 triliun tinggal satu bulan lagi. Adapun per September 2021, modal inti Bank Capital baru Rp 1,57 triliun. Artinya, perseroan mesti melakukan penambahan modal minimal Rp 430 miliar hingga akhir tahun ini atau Rp 1,43 triliun hingga akhir 2022. 

Dalam prospektus rights issue yang dipublikasikan Bank Capital 22 September 2021 lalu, perseroan merencanakan menawarkan saham baru sebanyak-banyak 20 miliar saham dengan nominal Rp 100 per lembar. 

Bank Capital baru mendapatkan komitmen dari pemegang saham utamanya untuk mengeksekusi haknya dalam rencana rights issue tersebut yakni PT Inigo Global Capital dan PT Delta Indo Swakarsa. Kedua perusahaan ini milik pengusaha Danny Nugroho. "Tidak ada pembeli siaga dalam PUT VI ini," kata Wahyu Dwi Aji dalam keterbukaan informasi pada 11 Oktober  lalu 

Seperti diketahui, kepemilikan saham Bank Capital terdiri dari PT Inigo Global Capital  13,96%,  PT Delta Indo Swakarsa 14,71%, KPD Simas Equity Fund 2 sebanyak 11,06% dan publik 60%. 

Baca Juga: Bank Bumi Arta (BNBA) tetapkan harga rights issue Rp 1.345

Per September 2021, Bank Capital membukukan laba bersih Rp 20,9 miliar. Itu turun 65% dari Rp 82,9 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya ( year on year/YoY).

Penurunan tersebut karena pendapatan bunga bersih bank ini tercatat minus Rp 379,08 miliar, dari periode kuartal III 2020 yang masih meraih pendapatan Rp 381,4 miliar. 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×