kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Rights Issue BNI dan Mandiri Tunggu Komite Privatisasi


Kamis, 01 Juli 2010 / 13:11 WIB


Reporter: Ruisa Khoiriyah | Editor: Test Test

JAKARTA. Pemerintah mengejar waktu pelaksanaan penerbitan saham baru alias rights issue dua bank pelat merah papan atas yakni PT Bank Mandiri Tbk dan PT Bank BNI Tbk pada tahun 2010 ini. Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengungkapkan, proses persiapan rights issue dua bank tersebut saat ini masih ada di Komite Privatisasi.

"Prosesnya saat ini ada di antara kami (Kementerian BUMN) dan menteri keuangan, kami usahakan tahun ini di kuartal tiga dan empat bisa dilakukan," katanya, di Jakarta, Kamis (1/7).

Mustafa juga optimis kalangan DPR akan mendukung rencana rights issue itu. "Malah mereka mendorong supaya penambahan modal (melalui rights issue) untuk bank-bank kita bisa lebih banyak," jelasnya.

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Riswinandi menambahkan, Bank Mandiri sangat berkepentingan dengan penyelenggaraan rights issue tersebut. "Lebih cepat lebih baik," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×