kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

ROA Multifinance Diproyeksi Masih Turun Hingga Akhir 2025


Rabu, 24 September 2025 / 19:16 WIB
ROA Multifinance Diproyeksi Masih Turun Hingga Akhir 2025
ILUSTRASI. Pelayanan pelanggan Mandiri Tunas Finance di Jakarta, Kamis (14/8/2025). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, industri multifinance mencatatkan pertumbuhan piutang pembiayaan sebesar 1,96%, dari Rp 492,17 triliun per Juni 2024 menjadi Rp 501,83 triliun di periode yang sama tahun ini. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Inggit Yulis Tarigan | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Profitabilitas atau Return on Asset (ROA) industri multifinance diperkirakan masih akan turun hingga akhir 2025 dan lebih rendah dibandingkan tahun lalu. 

Praktisi dan pengamat industri pembiayaan, Jodjana Jody menilai perbaikan kualitas kredit atau penurunan rasio pembiayaan bermasalah (non-performing financing/NPF) membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga menekan profitabilitas pelaku industri.

Baca Juga: Clipan Finance (CFIN) Cetak ROA 2,45% per Agustus 2025

Menurut Jodjana, pertumbuhan aset multifinance pada 2025 diperkirakan hanya sekitar 5% sehingga turut berpengaruh terhadap level ROA tahun ini. 

“Bila ingin membaik, tentu multifinance harus jeli membaca pertumbuhan kredit di segmen baru yang masih baik dan tidak hanya tergantung ke otomotif,” ujarnya kepada Kontan, Rabu (24/9/2025).

Baca Juga: CIMB Niaga Finance Catat Return on Asset 4,2% per Agustus 2025

Ia menambahkan, penurunan suku bunga acuan yang telah terjadi lima kali sepanjang tahun ini diharapkan secara bertahap akan mengurangi beban pendanaan dan pada akhirnya dapat dinikmati konsumen. 

“Situasi ini tergantung term loan masing-masing multifinance. Mungkin dalam dua sampai tiga bulan ke depan, seiring dengan masuknya pendanaan baru, akan memberikan dampak penurunan suku bunga,” katanya.

Baca Juga: ROA Multifinance Turun, Pengamat Sebut Industri Otomotif Jadi Penyebabnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×