kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.805.000   -25.000   -0,88%
  • USD/IDR 17.317   106,00   0,62%
  • IDX 7.430   -111,20   -1,47%
  • KOMPAS100 1.013   -18,48   -1,79%
  • LQ45 723   -13,06   -1,77%
  • ISSI 269   -4,18   -1,53%
  • IDX30 396   -4,94   -1,23%
  • IDXHIDIV20 487   -5,35   -1,09%
  • IDX80 113   -1,97   -1,71%
  • IDXV30 140   -0,90   -0,64%
  • IDXQ30 127   -1,59   -1,24%

Saham BTN Menghijau Jelang RUPST Hari Ini (23/4)


Kamis, 23 April 2026 / 12:37 WIB
Saham BTN Menghijau Jelang RUPST Hari Ini (23/4)
ILUSTRASI. Saham BBTN menguat signifikan sebelum RUPST sore ini.


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) terus merangkak naik ke zona hijau jelang Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (23/4/2026) sore. 

Pada perdagangan hari ini (23/4/2026), saham BBTN dibuka di harga Rp 1.445, naik 2,83% dari perdagangan sebelumnya. Di akhir sesi pertama, BBTN terus menguat dan ditutup di harga Rp 1.465 atau naik 3,89% secara harian. ​

Pukul 15.30 WIB sore ini, BTN bakal menggelar RUPST untuk membahas total sebelas agenda. Agenda reguler yang dibahas di antaranya ialah persetujuan dan pengesahan laporan tahunan, penggunaan laba bersih, penetapan honorarium, penunjukan akuntan audit, serta penyesuaian anggota dewan direksi dan komisaris. 

Baca Juga: Maybank Indonesia (BNII) Siap Tebar Dividen Rp 580 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Selain itu, ada sejumlah agenda yang juga jadi perhatian. Salah satunya adalah rencana pengambilalihan portofolio kredit oleh perseroan. 

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) awal bulan ini, BTN melaporkan rencana mengambil alih portofolio kredit dari bank pihak ketiga dengan nilai transaksi ditaksir maksimal Rp 15,43 triliun atau 42,6% dari nilai ekuitas BTN. 

Rencana ini disebut sebagai bagian dari strategi BTN untuk memperkuat kegiatan usaha di bidang perbankan. Pun, nilai transaksi masih bakal ditentukan lebih lanjut.

Di samping itu, BTN juga bakal meminta restu pemegang saham untuk menjalankan Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) dan Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP). 

Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu juga sempat membeberkan bahwa pihaknya bakal mengusulkan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio/DPR) lebih tinggi pada RUPST kali ini. 

 

Pada tahun buku 2024, BTN membagikan dividen di rasio 25%. Nah untuk tahun buku 2025, DPR bakal dinaikkan menjadi 30%. Dengan catatan laba bersih di Rp 3,5 triliun, maka potensi nilai total dividen yang bakal dibagikan mencapai Rp 1,05 triliun. 

Nixon bilang kenaikan DPR ini dilakukan untuk meningkatkan tingkat pengembalian modal (return on equity/ROE) BTN.

“Kami menargetkan ROE di kisaran 14%, naik 2% dari posisi tahun sebelumnya,” kata Nixon. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×