kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Sebelum Bangkok Bank, ini calon-calon pemilik Bank Permata


Kamis, 12 Desember 2019 / 22:24 WIB
Sebelum Bangkok Bank, ini calon-calon pemilik Bank Permata
ILUSTRASI. Chartsiri Sophonpanich, Presiden Direktur Bangkok Bank PCL, memberikan penjelasan usai menandatangani perjanjian pembelian saham bersyarat dengan Standard Chartered Bank PLC dan PT Astra International Tbk untuk mengakuisisi 89,12% kepemilikan agregat mere


Reporter: Riset Kontan, SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

4. DBS Bank

DBS Bank juga mempertimbangkan rencana mengakuisisi saham Bank Permata. Sumber Bloomberg mengatakan, bank asal Singapura ini berniat untuk mengambilalih saham SCB di Bank Permata.

Bahkan, DBS Bank sudah menggandeng penasihat keuangan untuk mengukur valuasi Bank Permata. Menurut hitung-hitungan, valuasi Bank Permata sudah mencapai US$ 2,3 miliar. Tapi, akhirnya DBS Bank mundur.

Baca Juga: Skandal cessie Bank Bali: Kongkalingkong berbau politik

5. Farallon Capital Management

Jauh sebelum Bank Mandiri dan lainnya, Farallon Capital Management sudah menyatakan minta membeli saham Bank Permata. Menurut sumber Kontan.ci.id, Farallon Capital ingin masuk ke Bank Permata dengan membeli 44,56% saham SCB dulu.

Perusahaan yang berbasis di San Francisco, Amerika Serikat itu bahkan kabarnya sudah melakukan pembicaraan awal dengan Standard Chartered di London. Buntutnya, Farallon Capital tak jadi membeli saham Bank Permata.

Dan, yang benar-benar jadi mengakuisisi Bank Permata adalah Bangkok Bank.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×