kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Sebelum Bangkok Bank, ini calon-calon pemilik Bank Permata


Kamis, 12 Desember 2019 / 22:24 WIB
Sebelum Bangkok Bank, ini calon-calon pemilik Bank Permata
ILUSTRASI. Chartsiri Sophonpanich, Presiden Direktur Bangkok Bank PCL, memberikan penjelasan usai menandatangani perjanjian pembelian saham bersyarat dengan Standard Chartered Bank PLC dan PT Astra International Tbk untuk mengakuisisi 89,12% kepemilikan agregat mere


Reporter: Riset Kontan, SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

2. Mizuho Financial Group dan Sumitomo Mitsui Finansial Group

Setelah Bank Mandiri gagal mengakuisi Bank Permata, Mizuho Financial Group dan Sumitomo Mitsui Finansial Group disebut-sebut berminat membeli bank yang berdiri 1954 silam itu.

Sumber Kontan.co.id menyebutkan, Sumitomo Mitsui membidik seluruh kepemilikan ASII dan SCB. Sedangkan Mizuho Finansial cuma akan mengambil saham milik Standard Chartered.

Baca Juga: Sejarah Bank Pemata, bermula dari sebuah ruangan kecil di daerah Kota

Soalnya, Mizuho Finansial ingin Grup Astra tetap memiliki bisnis di sektor perbankan. Apalagi, kabarnya Bank Permata juga telah menjadi bank pengelola gaji karyawan (payroll) Bank Mizuho Indonesia.

Mizuho Financial saat ini mengempit 99% kepemilikan Bank Mizuho Indonesia. Sementara Sumitomo Mitsui menguasai 97,24% saham PT Bank BTPN Tbk setelah melebur dengan Bank Sumitomo Mitsui Indonesia awal 2019 lalu.

3. Oversea-Chinese Banking Corp (OCBC)

Oversea-Chinese Banking Corp (OCBC) sempat menyatakan minat pada tahap awal proses penjualan Bank Permata. Tapi akhirnya, mereka urung mengajukan penawaran saham milik SCB.

Baca Juga: Bank Permata, hasil penggabungan lima bank

Menurut sumber Bloomberg yang mengetahui masalah tersebut, setelah melakukan due dilligence atau uji tuntas, bank asal Singapura ini menyimpulkan, Bank Permata tidak masuk kriteria mereka.


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×