kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Sebesar 80% kredit BRI akan fokus pada UMKM


Rabu, 19 Januari 2011 / 15:18 WIB


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Tahun ini, Bank Rakyat Indonesia (BRI) bakal masih mengandalkan sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam penyaluran kreditnya. Sofyan Baasir, Direktur Utama BRI mengatakan, sektor ini memakan porsi 70% -80% dari total kredit.

Selain itu, bank pelat merah ini juga akan menggejot penyaluran kredit di sektor infrastruktur serta komoditas. Menurut Sofyan, kedua sektor tersebut terbilang menjanjikan sepanjang tahun 2011 ini. "Untuk yang infrastruktur kami porsinya 30%, kalau komoditas itu 20% - 30%," papar dia.

Sofyan mengaku, saat ini belum khawatir dengan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL). "NPL BRI saat ini masih dalam kondisi yang baik atau dibawah syarat BI yang sebesar 5%," ujar dia.

Berdasarkan laporan keuangan terakhir BRI di kuartal III 2010 lalu, NPL BRI naik menjadi 4,28% dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya yang mencapai 3,92%.

Sofyan bilang, kenaikan tipis ini disebabkan disumbang dari kenaikan NPL di sektor ritel dan menengah atau komersial. Sektor ini memang langganan menyumbang NPL cukup besar. Tercatat, pada November 2010, sektor ini menyumbang NPL 6,56%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×