kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.620   67,00   0,38%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sejumlah bank ini menjadi kandidat bank buku IV


Minggu, 08 Maret 2020 / 18:07 WIB
ILUSTRASI. Target kinerja OCBC NISP: Booth hadiah untuk nasabah OCBC NISP di Jakarta, Jumat (19/12). OCBC NISP membidik pertumbuhan kredit sebesar 15%-20% pada tahun 2014, sedangkan dana pihak ketiga (DPK) akan menyesuaikan pertumbuhan yang seimbang dengan kredit. K


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Noverius Laoli

Kemudian ada PT Bank BNI Syariah yang menargetkan bisa jadi BUKU 3 pada kuartal II-2020 secara organik ditambah peralihan aset dari induknya yaitu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) di Aceh. Ini terkait implementasi Qanun 11/2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS) yang mewajibkan seluruh lembaga keuangan di Aceh beroperasi secara syariah.

Adapun hingga akhir tahun lalu, modal inti BNI syariah tercatat senilai Rp 4,56 triliun. Perseroan masih butuh kurang lebih Rp 450 miliar untuk bisa jadi BUKU 3.

Baca Juga: Harga sahamnya turun signifikan, ini yang akan dilakukan Acset Indonusa (ACST)

Selain secara organik adapula bank kecil yang akan menggelar aksi penambahan modal untuk. Menjadi BUKU 3. Mereka adalah PT Bank BRI Agroniaga Tbk (AGRO) yang akan menggelar aksi rights issue tahun ini untuk ditargetkan bisa meghimpun dana Rp 700 miliar.

Sementara, akhir tahun lalu modal inti entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) ini punya modal inti senilai Rp 4,43 triliun. Sehingga masih butuh sekitar Rp 570 miliar lebih untuk menjadi BUKU 3.

Adapula PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) yang menargetkan bisa menjadi BUKU 3 pada 2025 dengan penambahan modal rutin dari pengendali perseroan yaitu Apro Financial. Sejak tahun lalu hingga 2025 Apro Financial akan menambah modal Bank Oke Rp 500 miliar per tahun, atau total senilai Rp 3 triliun. Adapun per September lalu, modal inti perseroan tercatat senilai Rp 1,40 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×