kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Sejumlah perusahaan multifinance jajaki opsi penambahan modal


Senin, 11 Februari 2019 / 17:55 WIB
Sejumlah perusahaan multifinance jajaki opsi penambahan modal


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa perusahaan multifinance atau perusahaan pembiayaan pada tahun ini berusaha melakukan menjajaki opsi penambahan modal.

Hal ini terutama untuk perusahaan multifinance yang memiliki permodalan di bawah Rp 100 miliar.

Meskipun demikian, perusahaan multifinance menengah atas pun pada tahun ini juga ada yang melakukan penambahan modal.

Gunawan Effendi CEO Indomobil Finance mengatakan pada Januari 2019, ada penambahan modal Indomobil Rp 242 miliar. “Ini dilakukan oleh PT Indomobil multifjasa Tbk sebagai induk perusahaan,” kata Gunawan kepada kontan.co.id, Senin (11/2).

Selain Indomobil, Verenca Multifinance juga sudah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan rights issue. Rights issue salah satunya untuk meningkatkan permodalan.

Verena menargetkan rights issue sebesar total Rp 434,3 miliar.

Rights issue yang akan dilakukan pada Januari 2019 ini, 50% akan digunakan untuk modal kerja sedangkan sisanya untuk membeli 80% saham milik IBJ Leasing Co Ltd pada IBJ Verena Finance.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×