kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.979   67,00   0,37%
  • IDX 5.981   -90,25   -1,49%
  • KOMPAS100 771   -14,29   -1,82%
  • LQ45 591   -10,33   -1,72%
  • ISSI 207   -3,59   -1,70%
  • IDX30 328   -5,39   -1,62%
  • IDXHIDIV20 418   -6,04   -1,42%
  • IDX80 88   -1,64   -1,83%
  • IDXV30 114   -1,30   -1,14%
  • IDXQ30 107   -1,47   -1,36%

Sepuluh bulan, baru 70% kredit untuk sektor UMKM yang tersalurkan


Jumat, 11 November 2011 / 16:11 WIB
ILUSTRASI. Petugas membawa pasien terduga postif Covid-19 ke ruang isolasi di sebuah rumah sakit di Bogor, Jawa Barat. KONTAN/Baihaki/18/12/2020


Reporter: Astri Kharina Bangun

JAKARTA. Sejak awal tahun hingga Oktober 2011 penyaluran kredit usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perbankan mencapai 60%-70% dari target penyaluran sebesar Rp 128 triliun.

"Oktober ini pertumbuhan kredit di sektor UMKM sekitar 23%-24%. Hampir sama dengan pertumbuhan total kredit nasional," ujar Direktur Direktorat Kredit, BPR, UMKM Bank Indonesia Edy Setiadi, Jumat (11/11).

Walaupun tumbuh sejalan dengan total kredit keseluruhan, namun porsi penyaluran kredit UMKM masih 21% dari keseluruhan kredit nasional. Edy optimistis target penyaluran kredit UMKM bisa tercapai sampai akhir tahun ini karena umumnya bank-bank menggenjot penyaluran kredit UMKM di akhir tahun.

Bank sentral menilai sektor UMKM di dalam negeri memiliki potensi yang besar. Sebagai gambaran, penyerapan tenaga kerja di sektor UMKM mencapai 47% dari seluruh tenaga kerja nasional. Sementara itu, bisnis UMKM dengan skala aset maksimum Rp 500 juta telah berkontribusi sekitar 56% dari PDB nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×