kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.831.000   -26.000   -0,91%
  • USD/IDR 17.074   71,00   0,42%
  • IDX 6.968   -58,84   -0,84%
  • KOMPAS100 961   -10,42   -1,07%
  • LQ45 704   -10,50   -1,47%
  • ISSI 250   -1,18   -0,47%
  • IDX30 387   -1,84   -0,47%
  • IDXHIDIV20 481   -2,10   -0,43%
  • IDX80 108   -1,40   -1,28%
  • IDXV30 133   -0,73   -0,55%
  • IDXQ30 126   -0,96   -0,75%

Setidaknya ada tiga bank yang akan rights issue tahun depan, begini rinciannya


Kamis, 12 Desember 2019 / 21:28 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah perbankan tengah melakukan persiapan penambahan modal melalui rights issue


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Handoyo

Setali tiga uang, Bank Muamalat juga menegaskan akan melakukan tambahan modal melalui skema rights issue yang kemungkinan terjadi di tahun depan. Rencananya dalam keterbukaannya, Bank Muamalat akan lebih dulu melakukan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Senin (16/12) mendatang.

Baca Juga: Bank Permata, hasil penggabungan lima bank

Masih dalam keterbukaan, Bank Muamalat menuturkan bahwa pihaknya berencana mengeluarkan saham seri B dengan nilai nominal Rp 100 per saham dalam jumlah sebanyak-banyaknya 32,96 miliar saham. Memakai asumsi tersebut, artinya Bank Muamalat menargetkan perolehan dana sebesar Rp 3,29 triliun lewat aksi korporasi tersebut.

Asal tahu saja, rencana rights issue Bank Muamalat ini sudah tiga kali mundur dari rencana. Sejatinya, jadwal pelaksanaan rights issue semula yakni pada pertengahan Juli tahun 2019 ini.

Meski sudah mengumumkan akan melakukan rights issue, belum diketahui nama investor yang bakal mencaplok saham Bank Muamalat, yang jelas pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah secara tegas mengatakan akan mendorong investasi ke Bank Muamalat.

Baca Juga: The Fed pertahankan suku bunga, rupiah menguat tipis ke Rp 14.033

Upaya tersebut tak lain untuk memperbaiki kinerja Bank Muamalat yang anjlok. "Kami masih mengawasi proses penguatan bank tersebut," ujar Sekar Putih Djarot, Juru Bicara OJK, Senin (9/12) lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×