kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.080   20,00   0,11%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

Simak upaya BRI tekan kenaikan NPL konstruksi


Minggu, 18 Maret 2018 / 12:38 WIB
ILUSTRASI. BRI berusaha selektif memilih debitur


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - BANDUNG. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) berusaha menekan NPL konstruksi. Hal ini dilakukan dengan berusaha selektif memilih debitur.

Bambang Tribaroto, Sekretaris Perusahaan BRI bilang saat ini NPL konstruksi bank tidak terlalu tinggi. "Bank telah berusaha menjaga kualitas kredit di sektor konstruksi," kata Bambang kepada kontan.co.id, Sabtu (17/3).

Sebelumnya beberapa bankir pada tahun ini mengantisipasi kredit macet (NPL) di sektor konstruksi. NPL konstruksi pada kuartal 4 2017 sebesar 4,28% atau naik dari 2,3% pada tahun alu. Beberapa bank seperi BRI BCA dan Bank Permata mencatat NPL konstruksi lebih tinggi dari industri.

Hal ini berdarsarkan riset Mandiri Sekuritas, pada (14/3) lalu, Tjandra Lienandjaja, Priscilla Thany dan Silvony Gatherie mencatat NPL konstruksi BRI tercatat 8,38% BCA 7,48% dan Bank Permata 34,43%.

Mandiri Sekuritas mengatakan bank melihat potensi kredit masalah di sektor konstruksi terutama BRI, BCA dan Bank Permata.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×