kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Simak upaya BRI tekan kenaikan NPL konstruksi


Minggu, 18 Maret 2018 / 12:38 WIB
ILUSTRASI. BRI berusaha selektif memilih debitur


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - BANDUNG. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) berusaha menekan NPL konstruksi. Hal ini dilakukan dengan berusaha selektif memilih debitur.

Bambang Tribaroto, Sekretaris Perusahaan BRI bilang saat ini NPL konstruksi bank tidak terlalu tinggi. "Bank telah berusaha menjaga kualitas kredit di sektor konstruksi," kata Bambang kepada kontan.co.id, Sabtu (17/3).

Sebelumnya beberapa bankir pada tahun ini mengantisipasi kredit macet (NPL) di sektor konstruksi. NPL konstruksi pada kuartal 4 2017 sebesar 4,28% atau naik dari 2,3% pada tahun alu. Beberapa bank seperi BRI BCA dan Bank Permata mencatat NPL konstruksi lebih tinggi dari industri.

Hal ini berdarsarkan riset Mandiri Sekuritas, pada (14/3) lalu, Tjandra Lienandjaja, Priscilla Thany dan Silvony Gatherie mencatat NPL konstruksi BRI tercatat 8,38% BCA 7,48% dan Bank Permata 34,43%.

Mandiri Sekuritas mengatakan bank melihat potensi kredit masalah di sektor konstruksi terutama BRI, BCA dan Bank Permata.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×