kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45900,82   11,02   1.24%
  • EMAS1.333.000 0,45%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Sinarmas MSIG Life Bukukan Pendapatan Premi Rp 1,2 Triliun pada Semester I


Selasa, 19 September 2023 / 18:09 WIB
Sinarmas MSIG Life Bukukan Pendapatan Premi Rp 1,2 Triliun pada Semester I
ILUSTRASI. Presiden Direktur Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Life Wianto Chen (tengah) memberikan paparan saat public expo di Jakarta, Senin (19/9/2023). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/19/09/2023.


Reporter: Vina Destya | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk atau yang dikenal dengan Sinarmas MSIG Life membukukan pendapatan premi pada Semester I-2023 sebesar Rp 1,2 Triliun. 

Sedangkan, jika dilihat dari laporan keuangan yang dipublikasikan oleh Sinarmas MSIG Life, pendapatan premi di Semester I-2022 mencatatkan sebesar Rp 1,18 triliun, naik tipis dengan pencatatan pendapatan premi di semester I-2023.

Director & Chief Corporate, Sharia & Agency Officer Sinarmas MSIG Life Herman Sulistyo menyampaikan bahwa per Semester I-2023, kontribusi terbesar dari total pendapatan premi berasal dari premi reguler dengan persentase sebanyak 61%. Sisanya, premi tunggal berkontribusi sebanyak 39%.

“Hal ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk shifting dari produk yang berbasis investasi menjadi produk yang berbasis proteksi,” ujar Herman dalam paparannya pada Sinarmas MSIG Life Public Expose 2023 di Jakarta, Selasa (19/9).

Baca Juga: IFG Usung Tiga Pilar Strategi Usai Dapat Suntikan Rp 3,56 Triliun pada Tahun 2024

Jika dilihat dari data yang disajikan oleh Sinarmas MSIG Life, sejak tahun 2021 sampai dengan 2022, premi tunggal selalu mendominasi dengan presentase di atas 50%. Di sepanjang tahun 2022, premi tunggal mendominasi dengan kontribusinya sebanyak 55%, sedangkan pada tahun 2021 sebanyak 72%.

“Strategi perusahaan untuk pengembangan bisnis yang lebih sustain berkelanjutan telah membuahkan hasil,” tambah Herman.

Herman juga menjelaskan, bahwa untuk mengukur nilai profitabilitas produk bisnis baru yang dijual, perusahaan menggunakan tolak ukur NBV (New Business Value). Di mana, NBV ini mengukur nilai sekarang dari keuntungan masa depan yang terkait dengan bisnis baru  yang dicatat sepanjang tahun.

Sinarmas MSIG Life mencatat pencapaian NBV di Semester I-2023 menjadi yang tertinggi dengan tumbuh sebanyak 121% YoY atau mencapai Rp 170 miliar. Dibandingkan pada Semester I-2022 yang mencatatkan NBV sebesar Rp 77 miliar.

“Hal ini menunjukkan portofolio yang dimiliki perusahaan semakin sustain untuk jangka panjang, Sinarmas MSIG Life membidik pertumbuhan keuangan yang berkualitas,” pungkas Herman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×