kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.004.000   -55.000   -1,80%
  • USD/IDR 16.985   10,00   0,06%
  • IDX 7.337   -248,32   -3,27%
  • KOMPAS100 1.020   -39,17   -3,70%
  • LQ45 751   -25,47   -3,28%
  • ISSI 257   -9,75   -3,65%
  • IDX30 397   -12,77   -3,11%
  • IDXHIDIV20 493   -13,82   -2,73%
  • IDX80 115   -4,19   -3,52%
  • IDXV30 133   -4,17   -3,04%
  • IDXQ30 129   -4,15   -3,13%

SMI Targetkan Pendanaan Rp 24 Triliun untuk Pembiayaan Proyek Infrastruktur 2026


Senin, 09 Maret 2026 / 20:46 WIB
SMI Targetkan Pendanaan Rp 24 Triliun untuk Pembiayaan Proyek Infrastruktur 2026
ILUSTRASI. Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Reynaldi Hermansjah (Dok./Arif Ferdianto)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI memperkirakan kebutuhan pendanaan perusahaan tahun ini mencapai Rp 24 triliun.

"Tahun ini sekitar Rp 24 triliun (kebutuhan pendanaan) yang kita lagi akan fundraising," ujar Direktur Operasional dan Keuangan PT SMI, Aradita Priyanti pada Senin (9/3/26).

Direktur Utama PT SMI, Reynaldi Hermansyah turut menegaskan bahwa pendanaan ini nantinya akan digunakan untuk membiayai beberapa proyek pembangunan infrastruktur SMI.

Khususnya adalah pembiayaan pada proyek infrastruktur berkelanjutan, seperti pembangkit listrik bertenaga hidro atau panel surya maupun alat-alat telekomunikasi.

Baca Juga: SMI Luncurkan Obligasi Ritel Infrastruktur, Target Penerbitan Rp 300 Miliar

Meski begitu, Reynaldi tidak menyebutkan secara spesifik proyek apa yang akan dilakukan ke depannya karena menurutnya SMI berencana untuk terlibat dalam setiap proyek berkelanjutan yang potensial, khususnya pada sektor energi terbarukan.

"Cukup merata dan cukup beragam (proyek), jadi tidak ada yang spesifik," katanya.

Dari segi komposisi pendanaan, Aradita menyebut sebagian besar pembiayaan proyek infrastruktur SMI adalah dengan mata uang rupiah, sedangkan porsi pendanaan asing hanya tercatat sekitar 25% saja.

Dengan komposisi ini, SMI berupaya menyesuaikan sumber pendanaan dengan pembiayaan proyek yang disalurkan guna menjaga keseimbangan struktur keuangan.

Baca Juga: SMI Siapkan Rp 33,10 Triliun untuk Pembiayaan Proyek EBT pada 2026

Sementara di tengah kebutuhan pendanaan tersebut, Perseroan juga mencermati dinamika pasar global termasuk dampak pemangkasan rating oleh Moody's.

Sebelumnya Moody’s menetapkan nilai skor PT SMI berada di level ba2 atau empat tingkat lebih rendah dibandingkan skor awal yang sebesar Baa1.

Walau begitu, Reynaldi belum bisa memastikan dampaknya secara langsung karena saat ini perusahaan masih mengkaji dan melakukan simulasi untuk mengukur seberapa besar pengaruh perubahan rating terhadap kapasitas pendanaan perusahaan.

“Kalau dibilang tidak ada dampak, tentu tidak mungkin, pasti ada. Cuma kami masih mengukur seberapa besar dampaknya terhadap kemampuan dan kapasitas kami," pungkasnya.

Baca Juga: SMI Bakal Rilis Obligasi Rp 8 Triliun Hingga Rp 10 Triliun di Sepanjang Tahun 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Financial Statement in Action AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×