Reporter: Belva Safina | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) menyambut positif stimulus tiket pesawat senilai Rp 722 miliar yang disiapkan pemerintah untuk periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kebijakan tersebut dinilai berpotensi meningkatkan aktivitas perjalanan masyarakat dan ikut mendorong permintaan asuransi perjalanan.
Corporate Secretary YOII Rahmat Dwiyanto mengatakan, penurunan biaya perjalanan berpeluang meningkatkan volume penumpang dan frekuensi perjalanan.
Baca Juga: OJK Terbitkan 2 Peraturan Baru di Sektor PPDP
Kondisi ini dapat memberikan dampak positif bagi bisnis asuransi perjalanan yang umumnya ditawarkan bersamaan dengan pembelian tiket atau layanan perjalanan.
“Dampak positif ini terutama dapat dirasakan melalui peningkatan volume polis pada kanal digital dan jaringan mitra distribusi,” ungkap Rahmat kepada Kontan, Jumat (6/11/2026).
Meski demikian, Rahmat menilai stimulus tersebut hanya menjadi salah satu faktor pendukung pertumbuhan, bukan penentu utama.
Besarnya dampak terhadap bisnis perseroan tetap bergantung pada realisasi kebijakan di lapangan serta respons dan perilaku konsumen.
Di sisi lain, kondisi daya beli masyarakat yang masih terbatas juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keputusan konsumsi.
Namun, kebutuhan masyarakat untuk bepergian dinilai tetap ada, meski konsumen semakin selektif dalam mengelola anggaran perjalanan.
Baca Juga: Industri Penjaminan Hadapi Tekanan Klaim, Ini Strategi Jamkrida Sumbar dan Asippindo
Rahmat menambahkan, premi asuransi perjalanan relatif terjangkau dibandingkan dengan keseluruhan biaya perjalanan.
Sementara itu, perlindungan yang diberikan relevan untuk mengantisipasi berbagai risiko, seperti pembatalan atau keterlambatan perjalanan, kehilangan bagasi, hingga biaya medis selama perjalanan.
YOII juga melihat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan perjalanan terus berkembang, seiring dengan meningkatnya akses produk asuransi melalui kanal digital.
Karena itu, kemudahan akses, fleksibilitas, dan keterjangkauan premi menjadi aspek yang terus diperhatikan perseroan untuk memperluas jangkauan produk.
Menjelang akhir tahun, momentum Nataru yang didukung stimulus pemerintah diharapkan dapat menjadi salah satu faktor penopang pertumbuhan bisnis YOII.
Perseroan pun tetap berfokus pada pertumbuhan premi yang sehat dan berkelanjutan dengan memperhatikan profitabilitas serta kualitas portofolio.
Rahmat menyebut, secara umum lini bisnis asuransi perjalanan masih menunjukkan perkembangan positif dan menjadi salah satu kontributor dalam mendukung kinerja YOII. Namun, ia tidak merinci besaran kontribusi maupun pertumbuhan premi dari lini bisnis tersebut.
Baca Juga: OJK Jatuhkan 121 Sanksi ke Pelaku Jasa Keuangan, Denda Capai Rp 8,84 Miliar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_23102611123400.jpeg)
