kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 16.902   -19,00   -0,11%
  • IDX 7.302   195,28   2,75%
  • KOMPAS100 1.013   35,14   3,59%
  • LQ45 746   24,04   3,33%
  • ISSI 258   9,10   3,66%
  • IDX30 407   13,79   3,51%
  • IDXHIDIV20 510   21,50   4,40%
  • IDX80 114   3,88   3,53%
  • IDXV30 138   3,76   2,79%
  • IDXQ30 133   5,61   4,40%

Strategi PNM Perluas Akses Pembiayaan untuk Dorong Pertumbuhan Usaha Mikro


Rabu, 25 Maret 2026 / 19:21 WIB
Diperbarui Rabu, 25 Maret 2026 / 19:32 WIB
Strategi PNM Perluas Akses Pembiayaan untuk Dorong Pertumbuhan Usaha Mikro
ILUSTRASI. Penyaluran Pembiayaan PNM Mekaar Capai Rp 41,57 Triliun (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) berupaya memperluas akses pembiayaan dan pendampingan usaha secara inklusif, termasuk bagi penyandang disabilitas. 

Upaya ini dijalankan melalui program PNM Mekaar sebagai bagian dari strategi membangun ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan di segmen perempuan prasejahtera.

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, mengatakan pemberdayaan yang inklusif menjadi fokus penting perusahaan dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro.

Baca Juga: KPR Subsidi BRI Tumbuh, 97% Lewat FLPP

"Langkah pemberdayaan ini menjadi bukti komitmen PNM membuka akses setara bagi setiap ibu prasejahtera untuk bertumbuh dan memberi dampak sosial di lingkungannya," ujarnya dalam siaran pers, Rabu (25/3/2026).

Menurut Dodot, pendekatan PNM tidak hanya berfokus pada pembiayaan, tetapi juga pendampingan usaha dan pelatihan.

Skema ini dirancang untuk memperkuat kapasitas nasabah sekaligus menciptakan efek berantai di komunitas, baik dari sisi ekonomi maupun sosial.

PNM menilai pemberdayaan berbasis komunitas mampu memperluas dampak program, terutama ketika nasabah tidak hanya berkembang secara individu, tetapi juga berperan aktif membina lingkungan sekitarnya.

Model ini dinilai efektif dalam mempercepat inklusi keuangan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi.

Salah satu contoh datang dari Irma, nasabah PNM Mekaar di Gunungleutik, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.

Baca Juga: BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%

Sebagai penyandang disabilitas, ia memanfaatkan akses pembiayaan dan pendampingan untuk mengembangkan usaha sekaligus memberdayakan sesama penyandang disabilitas di lingkungannya.

Irma aktif mendorong rekan-rekannya untuk berani memulai usaha dan tidak bergantung pada bantuan. "Jangan mengharapkan belas kasihan, harus semangat dan mandiri. Kita buktikan kalau kita bisa," ujarnya.

Dampak pendampingan tersebut dirasakan juga oleh Iis, salah satu penyandang disabilitas yang dibina Irma. Ia mengaku mendapatkan dorongan moral dan rasa percaya diri untuk lebih produktif.

PNM melihat kisah seperti ini sebagai indikator bahwa strategi pemberdayaan tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi, tetapi juga memperkuat aspek sosial dan psikologis masyarakat. 

Baca Juga: Inovasi Ekonomi dan Pemberdayaan Holistik Bawa Nasabah PNM Naik Kelas

Melalui pendekatan inklusif, perusahaan berharap semakin banyak perempuan prasejahtera, termasuk penyandang disabilitas, yang mampu mandiri dan berkontribusi di komunitasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×