kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS944.000 2,83%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Suprajarto kena mutasi, bagaimana prestasi BRI di bawah kepemimpinannya?


Jumat, 30 Agustus 2019 / 06:31 WIB
Suprajarto kena mutasi, bagaimana prestasi BRI di bawah kepemimpinannya?
ILUSTRASI. Dirut BRI Suprajarto jadi pembicara di PBB soal UMKM

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sosok Suprajarto kian ramai diperbincangkan oleh khalayak. Pasalnya, Suprajarto 'berani' menolak mutasi yang ditujukan kepada dirinya. Seperti yang diberitakan sebelumnya, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang BTN gelar Kamis (29/8) kemarin, pemegang saham memutuskan menunjuk Suprajarto sebagai direktur utama BTN menggantikan Maryono.

"Saya tidak dapat menerima keputusan itu, dan saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari hasil RUPSLB BTN," kata Suprajarto di Jakarta, Kamis (29/8) malam. 

Penolakan Suprajarto dinilai sejumlah pihak wajar. Sebab, pemutasian dari BRI ke BTN sejatinya melecehkan profesi dan memberikan ketakpastian jenjang bankir, terutama bankir pelat merah. Mengingat secara ukuran, aset BRI jauh lebih besar dibandingkan BTN.

Baca Juga: Serikat Pekerja BRI menolak pemindahan Suprajarto ke BTN

Apalagi di bawah kepemimpinannya, BRI juga berkinerja kinclong. BRI yang merupakan bank dengan aset terbesar di Indonesia ini mencatatkan laba bersih Rp 16,3 triliun pada periode semester I-2019, naik 12,01% dibandingkan setahun sebelumnya Rp 14,55 triliun.

Kenaikan laba tersebut sejalan dengan peningkatan kredit BRI menjadi Rp 844,95 triliun dari sebelumnya Rp758,97 triliun. Di sisi lain, dana pihak ketiga juga meningkat jadi Rp 898,48 triliun dari sebelumnya Rp 796,63 triliun.

Baca Juga: Diterpa kabar seru Suprajarto, harga saham BBRI dan BBTN beda nasib

Laba bersih juga terkerek karena adanya lonjakan pendapatan berbasis komisi dari BRI menjadi Rp 6,2 triliun, dari posisi sebelumnya Rp 5,5 triliun.

Suprajarto diketahui baru menjabat sebagai direktur utama BRI sejak 2017. Namun dia berkarir di BRI dari nol sejak 1983 silam. Meski baru dua tahun di bank pelat merah ini, Suprajarto berhasil menorehkan prestasi. Berikut beberapa di antaranya:

- Juli 2018

Bank BRI menorehkan prestasi gemilang di kancah Internasional dengan menduduki peringat ke 2 dari 100 perusahan di ASEAN dengan peningkatan Wealth Added Index (WAI) sebanyak 5 kali sejak awal Tahun 2018.

Baca Juga: Serikat Pekerja BRI dan BTN akan protes ke Menteri Rini

Sementara untuk di dalam negeri, saat ini Bank BRI menduduki peringkat pertama sebagai perusahaan yang memberikan index kekayaan terbaik bagi para pemegang saham secara nasional.




TERBARU

Close [X]
×