kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Tahun depan naik jadi BUKU II, Bank Banten akan fokus optimalkan digital banking


Selasa, 09 Oktober 2018 / 20:22 WIB
ILUSTRASI. RUPSLB Bank Banten


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) pada tahun depan diperkirakan anak naik menjadi BUKU II. Hal ini dengan beberapa strategi penambahan modal seperti rights issue Rp 600 miliar pada semester II-2019 dan divestasi 5,3% saham Bank BJB.

Sebagai gambaran saja, sampai Juni 2018, modal inti Bank Banten sebesar Rp 370 miliar atau masuk sebagai bank BUKU I. Dengan baru masuknya Bank Banten menjadi BUKU I menyebabkan layanan atau produk yang ditawarkan ke nasabah menjadi terbatas.

Fahmi Bagus Mahesa, Direktur Utama Bank Banten mengatakan, dengan naik menjadi BUKU II pada tahun depan maka Bank Banten bisa menawarkan produk baru seperti digital banking ke nasabah.

“Dengan naiknya Bank Banten ke BUKU II maka kami bisa lebih optimal menawarkan produk dan layanan digital ke nasabah,” kata Fahmi kepada kontan.co.id, Selasa (9/10).

Apalagi saat ini dengan masifnya disrupsi, diperlukan upaya lebih bagi bank untuk masuk ke digital banking. Beberapa layanan yang bisa didigitaliasi ini diantaranya pembayaran online.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×