kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Tahun depan naik jadi BUKU II, Bank Banten akan fokus optimalkan digital banking


Selasa, 09 Oktober 2018 / 20:22 WIB
ILUSTRASI. RUPSLB Bank Banten


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) pada tahun depan diperkirakan anak naik menjadi BUKU II. Hal ini dengan beberapa strategi penambahan modal seperti rights issue Rp 600 miliar pada semester II-2019 dan divestasi 5,3% saham Bank BJB.

Sebagai gambaran saja, sampai Juni 2018, modal inti Bank Banten sebesar Rp 370 miliar atau masuk sebagai bank BUKU I. Dengan baru masuknya Bank Banten menjadi BUKU I menyebabkan layanan atau produk yang ditawarkan ke nasabah menjadi terbatas.

Fahmi Bagus Mahesa, Direktur Utama Bank Banten mengatakan, dengan naik menjadi BUKU II pada tahun depan maka Bank Banten bisa menawarkan produk baru seperti digital banking ke nasabah.

“Dengan naiknya Bank Banten ke BUKU II maka kami bisa lebih optimal menawarkan produk dan layanan digital ke nasabah,” kata Fahmi kepada kontan.co.id, Selasa (9/10).

Apalagi saat ini dengan masifnya disrupsi, diperlukan upaya lebih bagi bank untuk masuk ke digital banking. Beberapa layanan yang bisa didigitaliasi ini diantaranya pembayaran online.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×