kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Tanpa lisensi, agen Manulife Indonesia bakal dipecat


Senin, 29 November 2010 / 15:46 WIB
ILUSTRASI. Kips Motor


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) menjamin seluruh agennya telah berlisensi. Saat ini, Manulife Indonesia telah memiliki 6.300 agen. Mereka tersebar di 22 kota dan telah memiliki lisensi semua.

CEO & Presiden Direktur Manulife Indonesia, Alan Merten memastikan pihaknya tidak akan memberikan kontrak kerja kepada agen yang tidak berlisensi.

"Sebelum mendapat kontrak di Manulife, calon agen harus mengikuti training. Setelah itu, harus mengikuti tes mendapatkan lisensi secara langsung. Kalau lolos, baru diberikan kontrak kerja," terang Alan, saat konferensi pers penandatanganan kerjasama program kesejahteraan karyawan dengan delapan perusahaan, Senin (29/11).

Ia menambahkan, kewajiban lisensi itu merupakan salah satu strategi Manulife mendapatkan nasabah. Nasabah akan lebih percaya kepada agen yang berlisensi. "Nasabah tidak perlu khawatir dengan kapabilitas agen kami," jelas Alan.

Asal tahu saja, hingga pertengahan tahun kemarin, total agen asuransi di Indonesia mencapai 194.008 orang. Namun, hanya 112.871 agen yang memiliki full license atau lisensi penuh. Sedangkan sejumlah 44.201 agen berlisensi sementara yang sudah habis masa periodenya atau kadaluarsa, dan sisanya hanya berlisensi sementara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×