kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.718.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.709   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.518   -3,63   -0,06%
  • KOMPAS100 848   -0,96   -0,11%
  • LQ45 642   0,75   0,12%
  • ISSI 229   -1,10   -0,48%
  • IDX30 359   0,71   0,20%
  • IDXHIDIV20 438   1,12   0,26%
  • IDX80 97   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 122   -0,08   -0,06%
  • IDXQ30 114   0,40   0,35%

Trade Finance Positif, Kredit Impor CIMB Niaga Melonjak 39% hingga Juni 2026


Jumat, 28 Agustus 2026 / 19:44 WIB
Trade Finance Positif, Kredit Impor CIMB Niaga Melonjak 39% hingga Juni 2026
ILUSTRASI. Pendekatan Nasabah Digital (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) masih melihat prospek positif pada bisnis trade finance di tengah ketidakpastian ekonomi global dan domestik.

Pertumbuhan bisnis tersebut terutama ditopang oleh transaksi impor yang mencatatkan peningkatan volume maupun penyaluran kredit.

Direktur Business Banking CIMB Niaga Rusly Johannes mengatakan, kinerja bisnis trade finance menunjukkan dinamika yang berbeda antara transaksi impor dan ekspor. Hingga Juni 2026, transaksi impor masih menjadi penopang utama pertumbuhan.

Baca Juga: Industri BPR Masih Berjibaku dengan Aturan Modal

"Di tengah ketidakpastian global dan domestik yang masih tinggi, bisnis trade finance CIMB Niaga masih menunjukkan tren yang positif, meskipun dengan dinamika yang berbeda antara transaksi impor dan ekspor," ujar Rusly kepada Kontan, Jumat (28/8/2026).

Ia mengungkapkan, volume transaksi impor CIMB Niaga tumbuh sekitar 12% secara tahunan (year-on-year/YoY) hingga Juni 2026.

Pertumbuhan lebih tinggi terjadi pada penyaluran kredit impor yang meningkat sekitar 39% YoY pada periode yang sama.

Menurut Rusly, ketegangan geopolitik dan perang dagang yang ditandai dengan penerapan tarif oleh Amerika Serikat (AS) masih memberikan tekanan terhadap harga barang, biaya logistik, serta rantai pasok global.

Namun, kondisi tersebut justru berpotensi meningkatkan kebutuhan pembiayaan perdagangan. Importir, misalnya, membutuhkan dukungan pembiayaan lebih besar untuk mengantisipasi kenaikan biaya bahan baku dan memenuhi kebutuhan modal kerja.

Baca Juga: Dana Pensiun Mulai Melirik ETF Emas untuk Diversifikasi Investasi

Ekspor Mulai Menghadapi Tantangan

Di sisi lain, kinerja transaksi ekspor mulai menghadapi tantangan sejak kuartal II-2026. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh ketidakpastian permintaan global, volatilitas harga komoditas dan biaya logistik, serta penyesuaian pelaku usaha terhadap implementasi kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA).

"Pertumbuhan transaksi ekspor diperkirakan lebih moderat sebagai dampak implementasi kebijakan DHE SDA dan ketidakpastian global yang masih berlanjut," kata Rusly.

Meski demikian, CIMB Niaga tetap optimistis bisnis trade finance masih memiliki ruang untuk tumbuh. Ke depan, bank berkode saham BNGA tersebut memperkirakan pertumbuhan akan lebih banyak ditopang oleh pembiayaan impor dan trade finance domestik.

Aktivitas nasabah di sektor pengolahan dan manufaktur juga dinilai dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan.

Untuk menangkap peluang tersebut, CIMB Niaga akan mengandalkan pembiayaan modal kerja serta pembiayaan rantai pasok.

Baca Juga: Genjot KPR, BNI Tawarkan Bunga 2,75% dan DP 1%, Cek Syaratnya

"Pertumbuhan bisnis trade finance ke depan diproyeksikan akan lebih ditopang oleh pembiayaan impor, trade finance domestik, pembiayaan modal kerja, dan pembiayaan rantai pasok," ujarnya.

Selain memperkuat pembiayaan, CIMB Niaga terus mendorong digitalisasi layanan trade finance.

Digitalisasi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses sekaligus memperbaiki kualitas layanan bagi nasabah.

Dengan demikian, di tengah tekanan terhadap aktivitas perdagangan global, CIMB Niaga melihat peluang pertumbuhan trade finance tetap terbuka, terutama dari meningkatnya kebutuhan pembiayaan importir serta aktivitas perdagangan dan manufaktur di dalam negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×