CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.630   64,00   0,36%
  • IDX 6.491   -98,43   -1,49%
  • KOMPAS100 854   -12,54   -1,45%
  • LQ45 647   -9,36   -1,43%
  • ISSI 226   -4,13   -1,80%
  • IDX30 359   -5,35   -1,47%
  • IDXHIDIV20 447   -5,12   -1,13%
  • IDX80 97   -1,44   -1,46%
  • IDXV30 125   -1,42   -1,12%
  • IDXQ30 115   -1,71   -1,46%

Transaksi Digital BNI Capai Rp 6.997 Triliun pada Semester I-2026


Jumat, 11 September 2026 / 11:31 WIB
Transaksi Digital BNI Capai Rp 6.997 Triliun pada Semester I-2026
ILUSTRASI. Wondr by BNI Hadirkan Pengalaman Berbelanja Praktis di Iconic Festivity Senayan City (Dok/BNI)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) terus mengandalkan kanal digital untuk mendorong pertumbuhan bisnis. Hingga semester I-2026, transaksi melalui wondr by BNI dan BNIdirect telah mencapai nilai Rp 6.997 triliun.

Di segmen ritel, wondr by BNI mencatat 15,1 juta pengguna hingga semester I-2026. Jumlah transaksi melalui platform tersebut mencapai 1,1 miliar transaksi dengan nilai Rp 958 triliun.

Sementara di segmen wholesale, BNIdirect memiliki 279.700 pengguna dengan jumlah transaksi mencapai 789 juta transaksi. Nilai transaksi melalui platform tersebut tercatat Rp 6.039 triliun.

Baca Juga: BCA Naikkan Limit Transfer Harian Nasabah Solitaire dan Prioritas Jadi Rp 1 Miliar

Direktur Finance & Strategy BNI Hussein Paolo Kartadjoemena menyebut, pengembangan digital BNI tak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemudahan layanan, tetapi juga memperluas hubungan dengan nasabah dan membuka peluang pertumbuhan bisnis baru.

"Pertumbuhan transaksi pada wondr by BNI dan BNIdirect menunjukkan bahwa platform digital semakin menjadi bagian penting dari aktivitas finansial nasabah," ujar Paolo dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (11/9/2026).

Paolo bilang peningkatan aktivitas pada kanal digital tersebut membuka peluang bagi BNI untuk memperluas engagement nasabah, meningkatkan transaksi, serta menawarkan lebih banyak solusi sesuai kebutuhan nasabah.

Untuk mendukung ekosistem digital tersebut, BNI juga memiliki jaringan transaksi yang luas. Hingga semester I-2026, BNI mengoperasikan 13.386 ATM, lebih dari 229.000 agen branchless banking, serta lebih dari 1,042 juta merchant dan QRIS.

Selain itu, BNI mengembangkan ekosistem Open API yang telah terhubung dengan lebih dari 2.000 mitra melalui 283 layanan API.

Paolo menjelaskan, pengembangan kapabilitas digital juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi proses sekaligus membuka peluang cross-selling dan pengembangan bisnis.

"Ke depan, kami akan terus memastikan investasi dan inovasi digital memberikan dampak nyata terhadap bisnis, baik melalui peningkatan transaksi, efisiensi proses, maupun peluang cross-selling dan pengembangan ekosistem," kata Paolo.

BNI menilai penguatan kanal digital menjadi bagian dari transformasi perseroan di tengah perkembangan ekosistem Danantara Indonesia. Perseroan akan terus mengembangkan wondr by BNI dan BNIdirect, memperluas konektivitas digital, serta mengintegrasikan berbagai kanal transaksi.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis BNI secara berkelanjutan.

Baca Juga: Bank Syariah Nasional Bidik Nasabah Premium Lewat Layanan BSN Prioritas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×