Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) mencatatkan kinerja positif dari layanan kartu kredit pada kuartal I-2026. Peningkatan ini didukung oleh aktivitas belanja nasabah selama periode libur Lebaran.
Direktur Consumer & Emerging Business Banking CIMB Niaga, Noviady Wahyudi mengatakan, transaksi kartu kredit CIMB Niaga pada kuartal I-2026 naik 5% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.
"Capaian ini mencerminkan kepercayaan nasabah yang terus tumbuh terhadap produk dan layanan yang kami tawarkan," kata Noviady kepada Kontan, Kamis (16/4/2026).
Baca Juga: Industri Penjaminan Jadi Kunci Pembiayaan UMKM, Simak Roadmap OJK
Noviady menambahkan, jumlah kartu kredit CIMB Niaga yang beredar saat ini sudah lebih dari 3 juta kartu. Ia yakin pertumbuhan layanan kartu kredit CIMB Niaga akan terus terjaga tahun ini.
Sementara itu, kebijakan baru pemerintah yang mewajibkan bank melaporkan data kartu kreditnya ke Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak tak akan berdampak bagi kinerja perusahaan.
Sekedar mengingatkan, kebijakan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 8 Tahun 2026. Di mana, CIMB Niaga menjadi salah satu dari 27 bank dan lembaga penyelenggara kartu kredit yang diminta melaporkan data.
Noviady mengatakan, data kartu kredit yang dilaporkan kepada DJP bukanlah data pribadi atau terkait dengan rincian transaksi individu nasabah. Sebab itu, kebijakan tersebut tidak akan berpengaruh terhadap pertumbuhan kartu kredit banknya.
"CIMB Niaga secara aktif melakukan edukasi kepada nasabah bahwa data yang dimaksud dalam kebijakan tersebut bukan merupakan data pribadi maupun rincian transaksi individu nasabah, melainkan data transaksi pada tingkat merchant," jelasnya.
Dengan begitu, Noviady optimistis kepercayaan dan kenyamanan nasabah dalam menggunakan kartu kredit CIMB Niaga dapat terus terjaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













