Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat pertumbuhan transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang signifikan seiring meningkatnya adopsi pembayaran digital oleh nasabah.
Per Mei 2026, jumlah transaksi QRIS melalui aplikasi mobile banking Muamalat DIN tumbuh 74,87% secara tahunan (year on year/YoY). Sementara itu, volume transaksi QRIS meningkat 58,12% YoY pada periode yang sama.
Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengatakan pertumbuhan tersebut didorong oleh perubahan preferensi nasabah yang semakin mengandalkan transaksi digital dalam aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: Respons Kenaikan BI Rate, OK Bank Pertimbangkan Peningkatan Bunga Simpanan
“Pembayaran digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Oleh karenanya, kami terus mengoptimalkan Muamalat DIN sekaligus melakukan penetrasi dan akuisisi merchant,” ujar Ricky dalam keterangan resminya, Rabu (17/6/2026).
Menurut Ricky, strategi perluasan merchant menjadi salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan penggunaan QRIS di lingkungan Bank Muamalat.
Sejalan dengan pertumbuhan transaksi, jumlah merchant QRIS Bank Muamalat per Mei 2026 juga meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan periode sebelumnya.
Sebagai informasi, layanan QRIS acquiring Bank Muamalat mulai diperkenalkan pada Januari 2022. Layanan tersebut ditujukan bagi pelaku usaha, termasuk segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang memenuhi persyaratan sebagai merchant QRIS.
Ricky mengatakan, penguatan ekosistem merchant menjadi kunci untuk meningkatkan penggunaan QRIS secara berkelanjutan. Pasalnya, setelah proses edukasi dan literasi dilakukan, masyarakat membutuhkan jaringan merchant yang luas agar transaksi digital dapat digunakan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.
“Sesuai data internal kami, sebaran merchant tidak hanya terkonsentrasi di Jawa, tetapi juga telah meluas ke berbagai wilayah di Indonesia,” katanya.
Menurut dia, tren tersebut menunjukkan bahwa penggunaan QRIS semakin inklusif dan menjangkau lebih banyak pelaku usaha di berbagai daerah.
Baca Juga: Bisnis Remitansi Perbankan Tetap Moncer, BSI Catat Lonjakan Transaksi 47%
Bank Muamalat menilai pertumbuhan transaksi QRIS menjadi bukti keberhasilan strategi transformasi digital yang dijalankan perseroan dalam beberapa tahun terakhir.
Selain meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah, digitalisasi juga dinilai mampu menciptakan ekosistem transaksi yang lebih efisien dan memperkuat daya saing Bank Muamalat di industri perbankan syariah.
“Dengan inovasi digital yang tetap berpijak pada nilai syariah, Bank Muamalat berkomitmen menghadirkan kemudahan transaksi yang modern, aman, dan penuh keberkahan,” tutup Ricky.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













