kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

TWP90 Berada di Atas 5%, Fintech Modal Rakyat Beberkan Penyebabnya


Selasa, 19 November 2024 / 17:51 WIB
TWP90 Berada di Atas 5%, Fintech Modal Rakyat Beberkan Penyebabnya
ILUSTRASI. Aplikasi p2p lending Modal Rakyat.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Fintech peer to peer (P2P) lending PT Modal Rakyat Indonesia atau Modal Rakyat yang berfokus pada penyaluran pinjaman produktif mencatatkan tingkat risiko kredit macet secara agregat atau TWP90 berada di atas 5%, yakni 6,77%.

CEO Modal Rakyat Christian Hanggra menerangkan penyebab naiknya TWP90 perusahaan karena  pertumbuhan bisnis yang sedang kurang baik di beberapa sektor, seperti otomotif, pengolahan, perdagangan, dan industri start-up. 

"Faktor tersebut menyebabkan turunnya kemampuan perusahaan dalam pemenuhan pembayaran pinjaman secara tepat waktu," ujarnya kepada Kontan, Selasa (19/11).

Baca Juga: AFPI Tingkatkan Edukasi Bagi Lender dan Borrower untuk Jaga Kualitas Kredit

Meskipun demikian, Christian mengatakan kondisi tersebut diharapkan hanya berlangsung sementara karena perusahaan terus melakukan sejumlah upaya untuk menekan rasio TWP90. Salah satu upayanya, yakni memperketat proses penilaian kredit.

"Kini, perusahaan lebih berhati-hati dan lebih ketat dalam melakukan proses pemilihan portofolio pinjaman," ucapnya.

Christian menyampaikan upaya lain yang dilakukan, yakni meningkatkan upaya penagihan, dan restrukturisasi pembayaran pinjaman, serta switching portofolio yang berfokus pada kemitraan dan pengembangan dalam satu ekosistem.

Dia menyebut Modal Rakyat berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan di berbagai aspek perusahaan agar terus bertumbuh menjadi perusahaan fintech lending yang sehat dan inovatif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×